Bersihkan Sisa Banjir, TNI di Sumut Gunakan Cangkul dan Alat Berat
Sejumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pembersihan lumpur di wilayah Sumatera Utara.
Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk membersihkan lumpur dan material kayu, serta mempercepat pemulihan fasilitas umum seperti sekolah dan akses jalan.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, aktivitas pembersihan berlangsung secara intensif di berbagai lokasi di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara pada hari Senin, 19 Januari.
Di area SMA Fransiskus, truk-truk milik TNI dikerahkan untuk mengangkut sisa-sisa kayu dari banjir bandang.
Para personel TNI dengan semangat saling membantu mengangkat potongan kayu, puing-puing, dan sampah, kemudian memasukkannya ke dalam bak truk. Kerja sama ini mencerminkan kehadiran negara yang nyata di tengah masyarakat yang terkena dampak bencana.
Pembersihan juga dilakukan di depan Kantor Camat Tukka, yang masih dipenuhi dengan lumpur yang tebal. Untuk mempercepat proses, TNI dari Zeni Angkatan Darat menurunkan truk bak terbuka dan alat berat.
Excavator digunakan untuk mengeruk lumpur, lalu memindahkannya ke dalam truk untuk dibuang ke lokasi penampungan sementara. Tindakan ini sangat penting agar pelayanan publik dapat berjalan kembali dengan optimal.
Truk dan Alat Berat TNI Jadi Pilihan Utama
Sementara itu, di simpang Sipange, Kecamatan Tukka, proses pembersihan jalan masih terus berlangsung. Alat berat dan truk TNI menjadi solusi utama untuk mengangkat lumpur dan tanah yang menutupi jalan raya.
Meskipun beberapa bagian jalan masih licin, kendaraan kini sudah dapat melintas dengan hati-hati. Pembersihan jalan ini menjadi prioritas untuk memulihkan konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat.
Di Kecamatan Pandan, anggota TNI juga melakukan pembersihan menyeluruh di SMA Fransiskus. Lumpur yang menempel di dinding sekolah dibersihkan dengan menyemprotkan air menggunakan selang bertekanan tinggi, seperti yang biasa digunakan pemadam kebakaran.
Sejumlah personel lainnya tampak menyikat dinding dan membersihkan ruang kelas. Pembersihan ini tidak hanya terfokus di dalam sekolah, tetapi juga mencakup area jalan di sekitar sekolah dengan bantuan truk tangki air.
Selain itu, dukungan dari Medan juga mengalir, di mana beberapa alat berat dikirim menggunakan Kapal ADRI LXVIII dari Dermaga 202 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menuju Kabupaten Tapanuli Tengah. Pengiriman ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik dan infrastruktur yang sangat penting.
Lingkungan Kini Lebih Bersih dan Aman
Truk yang digunakan untuk mengangkut alat berat terparkir dengan rapi di dermaga dan dijaga secara ketat oleh personel TNI.
Di Desa Purba Dolok, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, laporan menyebutkan bahwa proses pembersihan puing kayu telah selesai sepenuhnya. Kegiatan pembersihan ini melibatkan anggota TNI serta alat berat, sehingga lingkungan permukiman menjadi lebih aman dan bersih.
Upaya yang berkelanjutan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan semangat masyarakat yang terdampak. Sinergi antar sektor ini mencerminkan komitmen yang kuat dari pemerintah dalam menangani bencana.
Kehadiran TNI yang dilengkapi dengan personel terlatih dan peralatan yang memadai memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk segera pulih.