Personel TNI dari Yonif 117/Ksatria Yudha (KY) aktif bergotong royong dalam membersihkan sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera dilanjutkan.
Menurut pantauan yang dilakukan di lapangan pada Rabu (14/1), pembersihan berlangsung di beberapa sekolah di Kecamatan Kuala Simpang dan Kecamatan Rantau.
Puluhan personel dikerahkan untuk menyisir ruang kelas, selasar, hingga halaman sekolah yang masih dipenuhi dengan lumpur. Lumpur cair disemprot dan dibuang menggunakan serokan, sedangkan lumpur yang sudah mengeras dikerok dengan sekop dan diangkut menggunakan gerobak.
Di Kecamatan Rantau, personel Yonif 117/KY bekerja sama membersihkan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Sebanyak 25 prajurit ditugaskan untuk membersihkan SD Swasta Darma Patra, sementara 20 prajurit lainnya melakukan pembersihan di SD Swasta Alwasliyah Kampung Lalang, dengan progres pembersihan mencapai sekitar 55 persen.
Selain itu, pembersihan juga dilakukan di SDN 1 dan SDN 2 Rantau Pauh, Kecamatan Rantau. Pembersihan di SDN 2 Rantau Pauh, Desa Alur Cucur, telah selesai 100 persen, sedangkan SDN 1 Rantau di desa yang sama sudah mencapai progres sekitar 75 persen.
Pembersihan juga mencakup jenjang sekolah menengah, termasuk SMP Swasta Darma Patra dan SMPN 1 Kejuruan Muda. Para prajurit bekerja secara gotong royong untuk membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang pembelajaran agar sekolah dapat digunakan kembali.
Pengabdian prajurit TNI juga mencakup madrasah dan pendidikan usia dini, dengan 25 personel dikerahkan untuk membersihkan MIN 4 Kuala Simpang. Kegiatan ini juga menyasar Desa Alur Manis dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Muda Sedia. Di sisi lain, 10 personel lainnya turut berkontribusi dalam pembersihan TK Pembina Kecamatan Rantau.
Secara keseluruhan, personel Yonif 117/KY telah menyelesaikan pembersihan di 19 sekolah yang terdiri dari 5 TK/PAUD/RA, 9 SD/MI, 4 SMP, dan 1 SMA yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pemulihan pendidikan pascabencana melalui semangat pengabdian dan gotong royong.
Advertisement
Daftar Sekolah Terdampak Bencana
Berikut adalah daftar sekolah yang sedang menjalani proses pembersihan:
1. TK ABA yang terletak di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
2. TK Sekumur di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres pembersihan mencapai 60%.
3. TK Anak Pelangi yang berlokasi di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
4. TK Pembina Rantau di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan tingkat penyelesaian pembersihan sebesar 65%.
5. TK RA Raja Silang yang berada di Desa Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
6. SDN 04 di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
7. SD 6 yang juga terletak di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
8. MIN 4 Kuala Simpang.
9. SD Swasta Darma Patra di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres pembersihan sebesar 58%.
10. SD Swasta Alwasliyah yang berada di Kampung Lalang, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan pembersihan mencapai 55%.
11. SDN 1 Rantau Pauh dengan progres 35%.
12. SDN 2 Rantau Pauh yang terletak di Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang telah selesai 100%.
13. SDN 1 Rantau di Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres 75%.
14. SMP Swasta Darma Patra di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang yang sudah mencapai 65% pembersihan.
15. SMPN 1 Kejuruan Muda di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres 50%.
16. SMP Negeri 1 yang terletak di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
17. SMPN 1 Karang Baru di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
18. SMA Al Washliyah yang berada di Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
19. Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Muda Sedia yang terletak di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres pembersihan mencapai 95%.