Bantuan Kemanusiaan Polda Aceh Terjun ke Pedalaman Aceh Timur Terdampak Banjir
Polda Aceh mengerahkan bantuan kemanusiaan menggunakan helikopter ke pedalaman Aceh Timur yang terisolasi banjir, memastikan kebutuhan dasar dan pemulihan psikososial warga terdampak tetap terpenuhi.
Polda Aceh telah mengirimkan bantuan kemanusiaan vital bagi masyarakat yang terdampak parah oleh banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Timur. Pengiriman logistik ini dilakukan melalui udara menggunakan helikopter Polri, mengingat kebutuhan mendesak dan sulitnya akses darat ke lokasi bencana.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menjangkau warga di tiga desa yang mengalami dampak terparah. Bantuan tersebut merupakan respons cepat kepolisian untuk meringankan beban masyarakat yang terisolasi akibat bencana alam.
Proses pengiriman bantuan ini berlangsung dari Bandara Sultan Iskandar Muda di Kabupaten Aceh Besar menuju Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Aceh dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat waktu kepada mereka yang membutuhkan.
Pengiriman Logistik Via Udara untuk Wilayah Terisolasi
Pengiriman bantuan kemanusiaan oleh Polda Aceh ini menjadi solusi strategis untuk mengatasi kendala akses akibat banjir. Helikopter Polri menjadi sarana utama dalam menyalurkan logistik ke Kecamatan Simpang Jernih, sebuah wilayah yang sangat membutuhkan perhatian.
Setibanya di lapangan sepak bola Desa Simpang Jernih, bantuan tersebut langsung diterima oleh Kapolsek Simpang Jernih Ipda Safwadinur. "Setibanya di lokasi, personel polsek dan masyarakat setempat bersama-sama menurunkan seluruh bantuan dari helikopter," kata Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
Setelah diturunkan, logistik tersebut kemudian dibawa ke gudang bantuan kemanusiaan untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga. Kolaborasi antara personel kepolisian dan masyarakat setempat menunjukkan semangat gotong royong dalam menghadapi situasi sulit ini.
Prioritas Bantuan dan Pemulihan Psikososial
Bantuan yang dikirimkan oleh Polri mencakup beragam kebutuhan pokok yang sangat diperlukan oleh korban banjir. Logistik ini diprioritaskan untuk membantu warga yang kesulitan mengakses kebutuhan dasar akibat terisolasi banjir, memastikan mereka mendapatkan asupan nutrisi dan pakaian yang layak.
Perwira menengah Polda Aceh tersebut merinci bahwa bantuan ini terdiri atas biskuit, susu, roti, minuman kemasan, makanan instan, minuman bernutrisi, serta pakaian. Ketersediaan barang-barang ini diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat di tengah kondisi yang serba terbatas.
Selain bantuan logistik, Polda Aceh juga memberikan perhatian pada aspek pemulihan mental dan emosional korban. Tim penyembuhan trauma Polda Aceh turut memberikan bantuan psikososial kepada korban banjir di Kota Langsa, mendatangi langsung rumah-rumah warga.
Dukungan ini juga diberikan kepada personel Polres Langsa dan keluarga pasca-bencana, menunjukkan kepedulian menyeluruh. "Dukungan tim trauma healing ini untuk memulihkan psikososial korban bencana, sehingga dapat mengurangi beban dalam situasi terdampak bencana saat ini," tegas Joko Krisdiyanto, menekankan pentingnya aspek ini dalam proses pemulihan.
Sumber: AntaraNews