ASEAN-Korea Olle di Jeju Kini Punya Bangku Khusus ASEAN, Pererat Persahabatan Regional
Jalur trekking ASEAN-Korea Olle di Pulau Jeju, Korea Selatan, kini dilengkapi 10 Bangku ASEAN khusus, menandai peresmian ASEAN Week 2025 dan mempererat hubungan dialog. Ini jadi daya tarik baru bagi wisatawan.
Rangkaian kegiatan ASEAN Week 2025 telah resmi dimulai di Pulau Jeju, Korea Selatan, pada Selasa (11/11). Peresmian ini ditandai dengan upacara peringatan yang istimewa. Acara tersebut juga melibatkan penyelesaian 10 bangku khusus ASEAN di lintasan jalan kaki ASEAN-Korea Olle.
Bangku-bangku ini didirikan untuk memperingati 35 Tahun Hubungan Dialog ASEAN-Korea yang telah terjalin erat. Inisiatif ini merupakan upaya bersama antara ASEAN-Korea Centre (AKC) dan Jeju Olle Foundation. Tujuannya adalah memperkuat ikatan persahabatan serta memperkenalkan budaya ASEAN.
Lintasan Jeju Olle Trail Route 8 secara resmi ditetapkan sebagai ASEAN-Korea Olle pada November 2024. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang negara-negara anggota ASEAN.
Simbol Persahabatan di Jalur Trekking ASEAN-Korea Olle
Sekretaris Jenderal AKC, Kim Jae-shin, menjelaskan makna di balik instalasi 10 Bangku ASEAN tersebut. "Setelah satu tahun, hari ini kami persembahkan ruang khusus di lintasan persahabatan yang menghubungkan ASEAN dan Korea," ujarnya. Bangku-bangku ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat bagi para penjelajah.
Lebih dari itu, bangku-bangku ini diharapkan menjadi sarana untuk lebih mengenal negara-negara anggota ASEAN. Setiap bangku melambangkan satu negara anggota, lengkap dengan cerita singkat mengenai negara tersebut. Ini adalah upaya edukatif yang terintegrasi dengan pengalaman trekking.
Kim Jae-shin berharap instalasi Bangku ASEAN ini akan menjadi kesempatan emas untuk menyambut lebih banyak pengunjung. Baik dari Korea maupun dari negara-negara ASEAN, mereka dapat menikmati keindahan Jeju. "Saya berharap ASEAN-Korea Olle dan 10 bangku ASEAN ini dapat menjadi alat menuju jalur persahabatan," tambahnya.
Inisiatif Bangku ASEAN Korea Olle Jeju ini memperkuat konektivitas antar destinasi, antar manusia, dan antar hati. Ini mencerminkan komitmen untuk membangun jembatan budaya yang kokoh.
Meningkatnya Minat Wisatawan ASEAN ke Jeju
CEO Jeju Olle Foundation, Ahn Eun-joo, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah wisatawan ASEAN yang tertarik pada jalur trekking ini. "Kami bahkan dengar bahwa perjalanan ‘menyelesaikan 100 km Jeju Olle’ kini jadi tren perjalanan," katanya. Tren ini khususnya populer di kalangan wanita muda usia 30-40an dari Malaysia dan Singapura.
Lintasan ASEAN-Korea Olle diharapkan dapat menyambut lebih banyak pengunjung di masa mendatang. Jalur ini berfungsi sebagai penghubung persahabatan antara Pulau Jeju dan kawasan ASEAN. Bangku-bangku khusus ini diharapkan menjadi simbol perjalanan yang hangat.
Bangku-bangku tersebut juga diharapkan dapat memberikan tempat istirahat yang nyaman dan penuh kehangatan. Ini akan semakin menguatkan ikatan antara Jeju dan negara-negara ASEAN. Peningkatan minat ini menunjukkan potensi besar pariwisata regional.
Ketua Komite ASEAN di Korea Selatan, Wong Kai Jiun, menambahkan bahwa ASEAN-Korea Olle akan memperkenalkan ASEAN kepada wisatawan lokal. Ini juga akan menyambut pengunjung ASEAN dengan lebih baik di Jeju.
Kolaborasi Budaya dan Diplomasi Publik Berkelanjutan
Korea Selatan telah lama menjadi salah satu destinasi wisata utama bagi wisatawan dari ASEAN. Pulau Jeju, khususnya, menempati posisi penting sebagai tujuan favorit. Hal ini tidak mengherankan mengingat daya tarik alam dan budaya yang ditawarkannya.
Wong Kai Jiun menekankan pentingnya terus membangun momentum kolaborasi budaya yang kuat. "Mari terus membangun momentum kuat dari kolaborasi budaya seraya kita saling memupuk rasa saling perhatian," ujarnya. Ini adalah langkah strategis untuk mempererat hubungan bilateral.
Wakil Gubernur Jeju Bidang Politik, Kim Ae-sook, menyoroti pertukaran yang telah terjalin antara Provinsi Jeju dan tujuh kota di ASEAN. Pertukaran ini meliputi Bali, An Giang, Da Nang, Bangkok, Siem Reap, Phnom Penh, dan Cebu. Ini menunjukkan komitmen Jeju terhadap diplomasi publik.
"Kami berharap dapat terus membangun model baru untuk diplomasi publik yang berkelanjutan," kata Kim Ae-sook. Kerja sama erat dengan ASEAN-Korea Centre menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut. Inisiatif Bangku ASEAN Korea Olle Jeju adalah bagian dari upaya ini.
Sumber: AntaraNews