Armand Maulana Kenang Sosok Bunda Iffet: Ibu dari Semua Pemain Band Era 90-an
Menurut Armand, Bunda Iffet hampir tak pernah absen menyaksikan penampilan GIGI, meski Slank menjadi penutup acara.
Vokalis grup band GIGI, Armand Maulana, mengenang sosok Bunda Iffet sebagai figur yang selalu hadir memberikan dukungan di setiap penampilan GIGI, khususnya saat tampil bersama Slank di berbagai festival musik.
Kenangan itu disampaikan Armand usai melayat ke rumah duka Bunda Iffet di Jalan Potlot 3, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (27/4). Bunda Iffet, ibu dari Bimbim, drummer band legendaris Slank, meninggal dunia pada Sabtu (26/4) pukul 22.42 WIB.
Menurut Armand, Bunda Iffet, yang juga merupakan manajer Slank, hampir tak pernah absen menyaksikan penampilan GIGI, meski Slank menjadi penutup acara.
"Emang bunda itu selalu datang duluan kalau GIGI dan Slank tur bareng main dimanapun di festival, pasti kan GIGI duluan, penutup Slank. Itu pasti bunda tiap manggung nonton GIGI selalu," ujarnya kepada wartawan.
Kedekatan Gigi dan Bunda Iffet
Armand melanjutkan, kedekatan antara personel GIGI dengan Bunda Iffet sangat terasa. Almarhumah kerap menunjukkan dukungan secara langsung kepada mereka.
"Sampai kita sempat nanya kenapa sih Bun, padahal dari GIGI ke Slank ada jeda, berapa lama, dia bilang aku senang liat GIGI, dan dia benar-benar dari lagu pertama, pasti bunda meluk, jadi emang terlalu dekat sama bunda. Kita pernah tur sama Slank 30 kota, ya terlalu banyak cerita," kenangnya.
Armand kembali mengingat momen saat GIGI dan Slank melakukan tur bersama di 30 kota, di mana selama perjalanan itu banyak kenangan indah bersama Bunda Iffet.
Tak hanya bagi GIGI dan Slank, kata Armand, Bunda Iffet juga menjadi sosok ibu bagi banyak musisi, terutama generasi band era 1990-an.
"Ibu dari semua pemain band era 90an. Ada satu cerita, bunda waktu tahun 90 sampai 2000 awal kan sosok manajer Slank, itu belum pernah ada, di seluruh dunia ada nggak manajer dipanggil oleh penonton disuruh ke stage, belum pernah ada kayaknya. Semua tuh satu lapangan sepakbola, bunda-bunda disuruh ke stage, di tengah Slank main," tandas Armand.