Arema FC vs Persik Kediri: Marcos Santos Ingatkan Pemain Fokus dan Jaga Emosi
Jelang laga krusial Arema FC vs Persik Kediri, Pelatih Marcos Santos menekankan pentingnya fokus dan emosi terkontrol demi raihan tiga poin di kandang.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan peringatan keras kepada seluruh pemainnya untuk tetap fokus dan menjaga emosi saat menghadapi Persik Kediri. Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 ini akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (11/1). Pertandingan ini sangat penting bagi Singo Edan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Marcos Santos menegaskan bahwa target utama adalah meraih tiga poin penuh di kandang. Ia tidak ingin ada kesalahan sekecil apa pun dari para pemain, termasuk pelanggaran yang berpotensi berujung kartu merah. Konsentrasi penuh dan mental yang kuat menjadi kunci sukses dalam pertandingan tersebut.
Pertandingan melawan tim berjuluk Macan Putih ini dianggap momentum krusial bagi Arema FC. Laga ini diharapkan mengakhiri rentetan hasil buruk di kandang. Kemenangan akan menjadi titik balik bagi Singo Edan setelah serangkaian hasil kurang memuaskan di putaran pertama liga.
Fokus dan Emosi Kunci Kemenangan Singo Edan
Dalam sesi konferensi pers di Kota Malang, Marcos Santos secara gamblang menyatakan pentingnya kemenangan. "Besok harus menang karena kami membutuhkan tiga poin. Kalau mental bagus, bisa menjaga emosi, dan berkonsentrasi penuh tentu tidak akan ada masalah," ujarnya. Ia menekankan bahwa mental yang bagus dan kemampuan menjaga emosi akan mengatasi berbagai kendala.
Pelatih asal Brasil itu juga menyoroti potensi kesalahan yang bisa merugikan tim. Marcos Santos mengingatkan pemain untuk menghindari pelanggaran tidak perlu yang dapat berbuah kartu. Hal ini mengingat pentingnya menjaga kekuatan tim sepanjang pertandingan.
Kemenangan di laga kandang menjadi prioritas utama bagi Arema FC. Marcos Santos berharap pertandingan ini bisa menjadi pembuka keran kemenangan di Stadion Kanjuruhan. Terlebih, setelah tim kesulitan meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Tantangan Berat Menghadapi Macan Putih
Arema FC memiliki catatan kurang baik di kandang sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Dari delapan pertandingan kandang, Singo Edan menelan lima kekalahan dan satu laga berakhir imbang. Tim ini praktis hanya memenangkan dua pertandingan di awal musim.
Rekor pertemuan terakhir juga tidak berpihak kepada Arema FC. Dalam empat pertemuan terakhir, Persik Kediri selalu berhasil mengalahkan Singo Edan. Bahkan, dua dari empat pertandingan tersebut dimenangkan Persik dengan skor telak, yakni 5-2 pada musim 2023/2024 dan 3-0 pada musim 2024/2025.
Marcos Santos mengakui kekuatan lawan. "Persik memiliki penampilan dan organisasi permainan yang bagus. Saya sudah melihat, kemudian membaca gaya bermain mereka," katanya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa tim pelatih telah menganalisis strategi Macan Putih secara mendalam.
Kembalinya Dalberto Luan dan Optimisme Tim
Kabar baik datang dari lini depan Arema FC dengan potensi kembalinya penyerang andalan, Dalberto Luan. Pencetak gol terbanyak tim ini sempat absen dalam tiga pertandingan sebelumnya. Namun, kini ia berpeluang diturunkan meskipun kondisi kebugaran pemain asal Brasil berusia 31 tahun itu belum 100 persen fit.
Meskipun Dalberto baru mencapai sekitar 60-70 persen kebugaran setelah berlatih di Brasil, Marcos Santos memastikan pemain tersebut siap untuk diturunkan. Kehadiran Dalberto diharapkan dapat menambah daya gedor Arema FC dalam upaya meraih kemenangan.
Pemain Arema FC lainnya, Valdeci Moreira, menyambut positif kembalinya Dalberto dan menyatakan optimisme tim. "Yang penting semua pemain kompak, tetapi ketika Dalberto ada akan lebih bagus," ujarnya. Ia menegaskan komitmen tim untuk bekerja keras meraih kemenangan dan menutup putaran pertama dengan hasil positif.
Sumber: AntaraNews