7 Bangunan Rusak Ditabrak Bus Transjakarta di Cakung, Warga Berharap Segera Ada Ganti Rugi
Warga Cakung yang rumahnya rusak parah akibat ditabrak bus Transjakarta Koridor 11 menuntut ganti rugi. Kejadian ini menyebabkan 7 bangunan hancur dan beberapa korban luka.
Kecelakaan tragis melibatkan bus Transjakarta Koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu terjadi di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (19/9) pagi. Insiden ini menyebabkan kerusakan parah pada tujuh bangunan warga dan menimbulkan korban luka.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu sontak mengejutkan warga sekitar, khususnya mereka yang tinggal di RT 15/RW 03 Pulogebang. Bus Transjakarta menabrak empat ruko dan tiga unit indekos serta rumah warga di Jalan Stasiun Cakung.
Menyikapi kerugian material dan trauma yang dialami, warga terdampak kini menuntut adanya ganti rugi dari pihak berwenang. Mereka berharap agar bangunan yang hancur dapat segera diperbaiki dan dikembalikan seperti kondisi semula.
Kerugian Warga Akibat Tabrakan Bus Transjakarta
Seorang warga Cakung bernama Nurjaya mengungkapkan harapannya agar pihak berwenang segera memberikan ganti rugi. "Harapannya, dari pihak berwenang ada ganti rugi, ya bangunan yang rusak bisa dibangun ulang, dikembalikan seperti semula," kata Nurjaya di Jakarta Timur, Sabtu.
Tujuh bangunan mengalami kerusakan parah akibat insiden ini, termasuk satu toko sepatu, satu toko telepon seluler, tiga unit indekos, dan dua unit rumah warga. Posisi rumah ibu dan kakak Nurjaya berada di bagian belakang toko sepatu dan toko ponsel yang menjadi sasaran tabrakan bus Transjakarta.
Puing-puing material bangunan dari toko yang rusak tersebut jatuh menimpa rumah ibu dan kakak Nurjaya, menyebabkan kerusakan tambahan. Kakak Nurjaya, Siti Aisah (31), bahkan terluka pada bagian punggung saat berupaya menyelamatkan anaknya yang berusia lima tahun dari reruntuhan.
Nurjaya juga menambahkan bahwa tiga pintu indekos milik orang tuanya turut rusak. "Selain rumah kakak dan ibu, tiga pintu indekos punya orangtua juga rusak," ujarnya, menegaskan besarnya dampak kerugian material yang mereka alami akibat kecelakaan bus Transjakarta ini.
Tanggapan Transjakarta dan Jumlah Korban Luka
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tragis ini. Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa bus yang terlibat adalah bus Koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu.
"Mohon maaf atas kejadian ini. Betul, tadi pagi sekitar jam 05.30 WIB, dan melibatkan bus operator Steady Safe-SAF 045. Terjadi di rute koridor 11, dekat stasiun Cakung," kata Ayu saat dikonfirmasi di Jakarta. Ia memastikan bahwa bus sedang dalam pelayanan saat insiden terjadi.
Akibat kecelakaan bus Transjakarta ini, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban terdiri dari empat orang pelanggan, satu orang pramudi bus, dan satu orang warga. Meskipun demikian, Ayu Wardhani menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tabrakan bus Transjakarta tersebut.
Pihak Transjakarta juga telah menunjukkan respons awal terhadap insiden ini. Nurjaya menyebutkan bahwa direktur Transjakarta telah datang menemui kakaknya yang menjadi korban. "Tadi siang dari pihak Transjakarta sudah datang, dari pak direkturnya ketemu sama kakak saya yang jadi korban," tutur Nurjaya.
Sumber: AntaraNews