63 Kepala Sekolah dan Ribuan Guru Siap Ditugaskan di Sekolah Rakyat
Untuk kebutuhan guru, telah tersedia 10.235 tenaga pendidik yang siap ditugaskan ke 63 titik Sekolah Rakyat.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Agus Zainal Arifin menyampaikan, sebanyak 63 kepala sekolah dan lebih dari 10.000 guru dibutuhkan untuk mengisi posisi di Sekolah Rakyat. Saat ini, proses seleksi calon kepala sekolah sedang berlangsung dengan jumlah pendaftar mencapai 159 orang.
Pernyataan ini disampaikan Agus saat Rapat Panja Pendidikan di Daerah 3T dan Daerah Marjinal di Komisi X DPR, Gedung Parlemen, Senayan, Senin (19/5).
"Saat ini Kepala Sekolah yang dibutuhkan berdasarkan titik lokasi yang kita tentukan itu ada 63 kepala sekolah. Oleh karena itu kita akan merekrut kemudian melakukan tes seleksi dan saat ini sudah ada tiga kali lipat dari 63 ya sekitar 159 calon kepala sekolah yang sedang diseleksi oleh Kemendikdasmen," kata Agus.
Untuk kebutuhan guru, telah tersedia 10.235 tenaga pendidik yang siap ditugaskan ke 63 titik Sekolah Rakyat. Dari jumlah tersebut, 89 merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 10.146 adalah lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
"Jumlah yang dibutuhkan di 53 titik itu mencapai 10.235 yaitu ketersediaan ASN dan ketersediaan lulusan PPG saat ini mencapai 10.235. Dari jumlah yang 89 ini ASN, jumlah PPG 10.146, ini total jumlahnya 10.235," ujarnya.
Selain itu, Agus juga menyebut kebutuhan guru agama di Sekolah Rakyat sebanyak 126 orang. Kementerian Agama telah menyiapkan 318 guru agama untuk mengisi posisi tersebut.
"Kemudian guru agama demikian, kebutuhannya 126 saat ini sudah tersedia di Kemenag 318," tutupnya.