5 Pembalap Terlibat! Kecelakaan Pembalap Mandalika Racing Series: Moh Murrobil Vitoni Dilarikan ke RS
Kecelakaan Pembalap Mandalika Racing Series Round 5 menimpa Moh Murrobil Vitoni di Sirkuit Mandalika, membuatnya harus dirawat intensif. Bagaimana kondisinya?
Insiden serius terjadi dalam Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) Round 5 kelas National Sport 250cc pada Sabtu (01/11) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pembalap Moh Murrobil Vitoni mengalami kecelakaan dan kini dirawat di rumah sakit umum di Mataram untuk penanganan medis lebih lanjut. Kecelakaan ini terjadi di lap keenam menuju lap ketujuh, tepatnya di tikungan delapan sirkuit.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandi Satria, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyampaikan harapannya agar kondisi Moh Murrobil Vitoni segera membaik. Insiden ini melibatkan beberapa pembalap sekaligus, menyebabkan lima pembalap terjatuh dari motornya. Penanganan cepat dari tim medis dan marshall segera dilakukan di lokasi kejadian.
Meskipun demikian, bendera merah tidak dikibarkan saat kecelakaan terjadi karena pembalap dan motor yang jatuh berada di luar lintasan balap. Moh Murrobil Vitoni kemudian dibawa ke Medical Center Sirkuit Mandalika untuk pemeriksaan intensif. Setelah evaluasi, tim dokter memutuskan untuk merujuknya ke rumah sakit di Mataram guna mendapatkan perawatan yang lebih komprehensif.
Kronologi Kecelakaan di Tikungan Delapan
Kecelakaan Pembalap Mandalika ini terjadi pada race pertama MRS Round 5 di Sirkuit Mandalika, sebuah momen krusial dalam kejuaraan nasional tersebut. Moh Murrobil Vitoni, yang berlaga di kelas National Sport 250cc, menjadi salah satu dari lima pembalap yang terlibat dalam insiden di tikungan delapan.
Menurut Priandi Satria, insiden ini berlangsung cepat di lap keenam menuju lap ketujuh. Meskipun melibatkan banyak pembalap, prosedur penanganan balapan telah dijalankan sesuai standar. Tim medis dan marshall segera bertindak untuk memberikan pertolongan pertama kepada para pembalap yang terjatuh.
Keputusan untuk tidak mengibarkan bendera merah diambil karena posisi pembalap dan motor yang terjatuh tidak menghalangi lintasan balap. Hal ini memungkinkan balapan untuk tetap berlanjut tanpa gangguan. Namun, keselamatan pembalap tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
Penanganan Medis dan Kondisi Terkini Pembalap
Setelah kecelakaan, Moh Murrobil Vitoni segera mendapatkan penanganan awal dari tim medis di Sirkuit Mandalika. Ia kemudian dibawa ke Medical Center sirkuit untuk observasi lebih lanjut. Chief Medical Officer (CMO) memberikan instruksi untuk pemeriksaan intensif guna memastikan kondisi pembalap.
Dari Medical Center, tim dokter memutuskan bahwa Murrobil Vitoni memerlukan penanganan yang lebih intensif, sehingga ia dirujuk ke rumah sakit umum di Mataram. Priandi Satria menyatakan bahwa hingga pernyataan ini dibuat, kondisi Moh Murrobil Vitoni stabil dan sedang dalam observasi. Pihak penyelenggara terus memantau perkembangannya.
“Sampai pernyataan ini dibuat, kondisinya stabil untuk dilakukan observasi dan menunggu tindakan,” kata Priandi Satria. Pihak MGPA dan race direction memastikan bahwa semua prosedur penanganan insiden telah dilakukan dengan benar sesuai pedoman balapan internasional.
Persaingan Ketat di Mandalika Racing Series
Meskipun terjadi insiden kecelakaan Pembalap Mandalika, persaingan di Mandalika Racing Series Round 5 tetap memanas, terutama di kelas-kelas unggulan. Head of Organizing Committee of Pride, Arief Syahban, menyoroti ketatnya perebutan posisi meskipun beberapa pembalap sudah unggul jauh dalam poin klasemen.
Kelas National Sport 250cc, tempat Moh Murrobil Vitoni berlaga, menjadi salah satu yang paling dinanti. Fahmi Basam memimpin klasemen dengan 184 poin, diikuti oleh Local Heroes Arai Agaska dengan 162 poin, dan Candra dengan 110 poin. Kelas ini dianggap penting karena menjadi jenjang yang jelas menuju ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).
“Kelas ini memang menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya di MRS ini. Karena loncatannya ke ARRC, ada jenjang yang lebih kelihatan,” ujar Arief. Total starter dalam kejuaraan ini mencapai 95 pembalap untuk Kejuaraan Nasional dan 36 pembalap untuk Supporting Class, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap ajang balap motor di Mandalika.
- Kejuaraan Nasional:
- National Sport 150cc: 22 starter
- National Sport 250cc: 32 starter
- National Sport 600cc: 8 starter
- Junior Sport 150cc: 33 starter
- Underbone 150 U-25: 20 starter
- Superbike 1000 & Supersport 600 Community: 4 starter
- Sport 250 Community MRS & Community Pro: 12 starter
Sumber: AntaraNews