15.000 ASN Forkopimda Sukses Tampilkan Tari Bedincak Meriahkan HUT ke-25 Babel
Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Forkopimda sukses menampilkan Tari Bedincak massal, meriahkan HUT ke-25 Provinsi Bangka Belitung. Aksi ini bangkitkan budaya lokal.
Sebanyak 15.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sukses menampilkan tarian tradisional Bedincak secara massal. Pertunjukan kolosal ini menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Kepulauan Babel. Acara megah ini berlangsung meriah di Pangkalpinang pada hari Sabtu, 22 November.
Gubernur Kepulauan Babel, Hidayat Arsani, menegaskan bahwa penampilan Tari Bedincak massal ini merupakan upaya konkret untuk membangkitkan kembali budaya tradisional di daerah tersebut. Ia menekankan pentingnya melestarikan warisan budaya lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi yang semakin pesat. Kegiatan ini juga secara khusus bertujuan untuk memeriahkan HUT provinsi.
Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN dan honorer, serta jajaran pemerintah, BUMN, swasta, dan pelajar yang telah berpartisipasi aktif. Keberhasilan acara ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat dalam merayakan hari jadi provinsi. Meskipun dengan keterbatasan anggaran, acara ini sukses menghadirkan suka cita bagi seluruh masyarakat.
Membangkitkan Warisan Budaya dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Gubernur Hidayat Arsani menjelaskan bahwa pertunjukan Tari Bedincak massal ini adalah momentum sangat penting bagi Bangka Belitung. Tujuannya adalah untuk menghidupkan kembali budaya lokal yang mungkin sempat terlupakan akibat perkembangan zaman. "Ini momentum kita untuk membangkitkan kembali budaya yang selama ini tenggelam dampak kemajuan teknologi," ujarnya, menekankan urgensi pelestarian budaya.
Partisipasi 15.000 peserta dalam Tari Bedincak massal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan masyarakat. Meskipun di tengah keterbatasan anggaran yang ada, acara ini berhasil diselenggarakan dengan sangat meriah dan sukses. Kehadiran ribuan penari ini juga menarik perhatian masyarakat luas, menciptakan suasana kegembiraan.
Gubernur berharap agar seluruh masyarakat turut merasakan kegembiraan dan semangat positif dari perayaan HUT ke-25 ini. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah demi kemajuan bersama. Semangat kebersamaan dan persatuan diharapkan dapat terus terjaga dan semakin menguat di masa mendatang.
Menjaga Kebersamaan dan Rasa Syukur di Usia Perempat Abad Provinsi
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas anugerah yang telah diberikan. Terlebih, situasi negeri saat ini sedang menghadapi berbagai cobaan dan rintangan yang tidak mudah. Ia menekankan pentingnya memperkuat persatuan, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dalam menghadapi setiap tantangan.
Gubernur juga mengingatkan kembali sejarah panjang dan penuh perjuangan dalam pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Proses tersebut bukanlah hal yang mudah dan banyak pengorbanan telah dilakukan oleh para pejuang daerah. "Dulu membentuk provinsi ini bukanlah hal yang mudah. Banyak yang dikorbankan," katanya, mengenang jasa para pendahulu.
Oleh karena itu, perayaan HUT ke-25 ini menjadi momen yang tepat untuk mengenang jasa para pendahulu dan memperkuat semangat kebersamaan. Hidayat Arsani berharap perayaan ini, meskipun dirayakan dengan sederhana dan apa adanya, dapat berlangsung sukses dan tenteram. Ia mengajak semua pihak, dari tingkat kecamatan, desa, hingga kota, untuk merasakan kegembiraan.
"Saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat kebersamaan, persatuan, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” tegas Gubernur. Pesan ini menjadi penutup yang menguatkan semangat gotong royong dan optimisme untuk masa depan Bangka Belitung yang lebih baik. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan.
Sumber: AntaraNews