Viral Mobil Listrik BYD Atto 3 Tetap Utuh Meski Dihantam Rudal, Penumpang Selamat
Sebuah insiden terjadi pada SUV listrik BYD Atto 3 ketika kendaraan tersebut terkena ledakan rudal di wilayah Yerusalem, Israel, pada tanggal 1 Maret 2026.
Pada tanggal 1 Maret 2026, sebuah insiden terjadi di Yerusalem, Israel, melibatkan SUV listrik BYD Atto 3 yang terkena ledakan rudal.
Menariknya, meskipun mobil yang dikenal dengan nama lokal Yuan Plus ini berada sangat dekat dengan pusat ledakan, kondisi mobil tetap utuh dan hanya terdorong ke pinggir.
Meskipun mengalami dampak yang signifikan dari ledakan, struktur kabin mobil tidak runtuh, dan sistem baterai bertegangan tinggi tetap stabil tanpa menunjukkan tanda-tanda kebakaran atau thermal runaway. Hal ini dilaporkan oleh Carnewschina pada Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut laporan dari Magen David Adom, layanan darurat setempat, terdapat lima orang di dalam Atto 3 saat insiden terjadi.
"Pengemudi mengalami luka sedang, sedangkan empat penumpang lainnya hanya mengalami cedera ringan atau shock," demikian bunyi laporan tersebut.
Foto-foto yang diambil di lokasi kejadian menunjukkan bahwa lampu bahaya mobil masih menyala, yang menandakan bahwa sistem listrik bertegangan rendah tetap berfungsi setelah ledakan yang hebat itu.
Penting untuk dicatat bahwa kendaraan ini berhasil mempertahankan struktur dan keselamatan penumpangnya meskipun terkena tekanan dari gelombang ledakan, pecahan logam, dan radiasi panas yang intens.
Para analis militer berpendapat bahwa meskipun Atto 3 tidak terkena langsung, mobil tersebut tetap mengalami tekanan yang cukup besar dari ledakan.
Rangka baja berkekuatan tinggi yang menyusun sekitar 85 persen sasis mobil berhasil meredam energi ledakan, termasuk pilar A, B, dan C yang tetap utuh.
Selain itu, pegangan pintu dan kunci mekanis masih berfungsi tanpa memerlukan alat khusus, sehingga semua penumpang dapat dievakuasi dengan aman.
Sistem baterai LFP Blade yang menjadi bagian dari e-Platform 3.0 juga menunjukkan stabilitas meskipun mobil tergelincir ke dalam lubang akibat ledakan tersebut.
Respons BYD
Lu Tian, General Manager dari Divisi Penjualan Dynasty BYD, mengungkapkan pandangannya mengenai insiden Atto 3 melalui media sosial dengan menekankan bahwa keselamatan adalah "kemewahan yang sesungguhnya."
Perusahaan memandang kejadian ini sebagai suatu bentuk pengujian ekstrem terhadap sistem keselamatan pasif Atto 3 dalam situasi dunia nyata.
Tragedi ini mengingatkan kita pada insiden yang terjadi pada Juni 2025, ketika SUV Xpeng G6 juga terkena pecahan rudal di Israel, namun tidak mengalami ledakan.
SUV tersebut memiliki catatan keselamatan yang sangat baik, termasuk perolehan rating bintang 5 dari Euro NCAP dan ANCAP, serta skor 91 persen untuk perlindungan orang dewasa.
Di pasar Israel, Atto 3 bahkan tercatat sebagai kendaraan listrik terlaris pada tahun 2024 hingga 2025, dan insiden ini justru semakin memperkuat reputasi mobil asal China tersebut dalam hal daya tahan.