Rebut Pasar Eropa, Subaru Manfaatkan Teknologi Toyota
Subaru memiliki rencana untuk memperbesar pangsa pasar mobil listrik di Eropa, dengan meluncurkan tiga model crossover listrik baru pada tahun 2026.
Subaru berencana untuk memperluas pangsa pasar kendaraan listriknya di Eropa dengan merilis tiga model crossover bertenaga listrik baru pada tahun 2026. Rencana ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Toyota, dan ketiga model tersebut akan menampilkan perangkat keras yang tetap setia pada gaya unik yang menjadi ciri khas Subaru, yang seringkali memicu diskusi.
Menurut laporan dari Carscoops, model-model baru ini mencakup Uncharted, versi facelift Solterra, serta E-Outback yang merupakan versi Trailseeker untuk pasar Eropa. Penambahan ini akan secara signifikan menggandakan jajaran kendaraan listrik Subaru di kawasan tersebut, yang saat ini hanya memiliki Solterra sebagai satu-satunya model.
Ketiga kendaraan ini dibangun di atas platform global e-Subaru, yang merupakan adaptasi Subaru terhadap arsitektur listrik e-TNGA milik Toyota. Di antara ketiga model tersebut, Uncharted menjadi yang paling menonjol sebagai versi modifikasi dari Toyota C-HR+.
Crossover ini memiliki tampilan depan yang khas Subaru dengan mengadopsi elemen-elemen desain dari Solterra yang telah diperbaharui, termasuk bentuk lampu depan dan desain bumper yang lebih dinamis. Selain itu, pelek alloy yang kuat juga melengkapi perubahan eksterior yang menarik perhatian.
Di dalam kabin, Uncharted memiliki desain interior yang sedikit berbeda dengan trim yang lebih modern, serta dilengkapi dengan fitur-fitur serupa dengan model Toyota, seperti layar infotainment berukuran 14 inci dan pengisi daya nirkabel ganda.
Konsumen juga diberikan pilihan antara konfigurasi penggerak roda depan dan penggerak semua roda, keduanya menawarkan performa yang memuaskan. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 338 tk (252 kW atau 344 PS), sementara varian entry-level menggunakan baterai berkapasitas 57,7 kWh yang mampu menjangkau hingga 276 mil (444 km).
Untuk pilihan baterai yang lebih besar, yakni 77 kWh, jangkauan meningkat menjadi 363 mil (584 km) untuk model FWD dan 292 mil (470 km) untuk AWD.
Subaru Solterra dan E-Outback adalah dua model kendaraan yang menarik perhatian
Subaru Solterra hadir dengan tampilan yang lebih modern dan fitur yang lebih canggih, serta peningkatan di bagian dasar. Motor listrik ganda pada kendaraan ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 338 hp (252 kW / 343 PS), yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 123 hp (92 kW) dibandingkan dengan model awal yang diluncurkan pada tahun 2022.
Selain itu, baterai berkapasitas 73,1 kWh yang lebih besar memberikan jangkauan lebih dari 310 mil (500 km) sebelum perlu diisi ulang.
Di sisi lain, Subaru E-Outback dapat dianggap sebagai saudara kembar dari Subaru Trailseeker dan Toyota bZ Woodland versi Eropa. Mobil ini memiliki dimensi yang lebih panjang dan ruang yang lebih luas dibandingkan Solterra, serta kapasitas bagasi yang cukup untuk menampung empat koper.
Meskipun Subaru hanya merilis satu gambar dari Trailseeker, dapat dipastikan bahwa E-Outback akan memiliki penampilan yang hampir identik, kecuali pada lampu sein yang berwarna kuning.