Mitsubishi Fuso Bawa Cuan di Danau Maninjau
Sekali angkut 2,1 ton ikan hidup dari Danau Maninjau dibawa ke Riau dan Jambi.
Sekali angkut 2,1 ton ikan hidup dari Danau Maninjau dibawa ke Riau dan Jambi.
Mitsubishi Fuso Bawa Cuan di Danau Maninjau
PT Bromed Era Romansa bergerak di bidang pemasaran dan pembesaran ikan nila di keramba jala apung, Danau Maninjau, Sumatera Barat.
Wilayah pemasaran ikan hidup ini meliputi Sumbar, Riau hingga Jambi.
"Sudah lama saya menjadi pengguna Mitsubishi Fuso," kata Romi Arianto, pemilik perusahaan tersebut.
Menurut Romi, pengiriman ikan butuh truk yang tangguh. Telat satu jam saja, ikan yang dikirimnya bisa mati.
Ikan-ikan itu dikirim dalam plastik yang diberi oksigen. Untuk menjaganya tetap hidup, butuh ketepatan waktu yang tinggi dalam pengantaran.
Jarak Maninjau-Riau harus ditempuh 10 jam. Sementara Jambi maksimal 15 jam.
Sekali angkut, satu truk Mitsubishi Fuso kuning miliknya bisa membawa 2,1 ton ikan.
Dalam sehari, PT Bromed Era Romansa rata-rata mengirim tidak kurang dari 4 ton ikan nila.
Romi mengaku merintis bisnisnya dari kecil. Kini bisnisnya sudah besar. Dia memiliki 9 unit kendaraan angkut Mitsubishi dari berbagai jenis.
"Tangguhnya minta ampun, perawatannya mudah. Suku cadangnya banyak," kata Romi.
Truk yang tangguh mutlak dibutuhkan dalam bisnis ini. Salah sedikit, pengiriman akan terlambat. Jika ikan mati, kerugian besar membayangi.
Menurut Romi pengalamannya dengan Fuso tak pernah mengecewakan.
Ganti Truk 4-5 Tahun Sekali
Bekerja di bisnis pengantaran ikan yang selalu dikejar waktu membuat Romi tak mau mengambil resiko.
Armada pengirimannya harus selalu prima. Karena itu dia mengganti truknya 4-5 tahun sekali.
"Kalau mogok ikan mati, saya tidak mau ambil resiko. Empat tahun, paling lama lima tahun, saya pasti ganti," kata Romi.
Satu hal lagi yang membuatnya betah menggunakan Mitsubishi Fuso adalah harga jual kembali yang bagus.
Bagi dirinya yang sering meremajakan armada, hal ini sangat membantu.