Lahir dari Kreativitas Orang Sunda, Ini Fakta Menarik Jajanan Cibay yang Jarang Diketahui
Rupanya Cibay lahir dari kreativitas orang Sunda di masa-masa sulit hingga berkembang jadi camilan kekinian yang populer.
Rupanya Cibay lahir dari kreativitas orang Sunda di masa-masa sulit hingga berkembang jadi camilan kekinian yang populer.
Lahir dari Kreativitas Orang Sunda, Ini Fakta Menarik Jajanan Cibay yang Jarang Diketahui
Tanah Sunda memang surganya jajanan berbahan tepung, mulai dari batagor, cilok, cireng, cimol dan kawan-kawannya. Seluruh jenis jajanan tersebut juga memiliki perbedaan tekstur hingga rasa satu sama lain walau dibuat dari bahan yang sama.
Salah satu di antara jajanan berbahan dasar tepung dengan kisah unik adalah Cibay. Camilan ini belakangan tengah naik pamornya, dan mengalahkan sederet kudapan serupa seperti yang sudah disebutkan.
Cibay boleh dibilang merupakan perpaduan beberapa kuliner kanji yang hadir di Jawa Barat, dengan sedikit sentuhan budaya Jawa. Kehadirannya mulai banyak ditemui, bahkan hingga ada lapak yang khusus berjualan Cibay.
Makanan ini juga disebut memiliki rasa yang lengkap, sehingga terasa lezat saat disantap di kala bersantai. Yuk, kenalan dengan jajanan Cibay yang mulai memiliki banyak penggemar.
Jadi Camilan Kekinian yang Banyak Dicari
Cibay diketahui merupakan pendatang baru di bidang kuliner berbahan tepung tapioka yang tentunya khas Jawa Barat.
(Gambar: Ilustrasi Cibay)
Jajanan ini baru muncul sekitar 5 sampai 10 tahun ke belakang dan hadir untuk memperkaya khazanah kuliner sebagai jajanan di kantin-kantin sekolah.
Harganya juga sangat murah, mulai dari Rp1.000 sampai Rp2.000 per potong Cibay. Serupa dengan cireng ataupun cimol, cibay juga disajikan dengan cara digoreng dan diberi bumbu tabur aneka rasa.
Asal-usul Kata Cibay
Seperti kebanyakan nama jajanan berbahan dasar tepung kanji lainnya, nama Cibay diambil dari kata “Ci” dan “Bay”.
Mengutip situs budaya-indonesia.org, disebutkan bahwa Cibay berasal dari penggabungan kata Aci dan Ngambay yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah makanan berbahan aci yang digoreng, namun lembek atau basah.
Cibay merupakan salah satu jenis kudapan yang masih satu keluarga dengan gorengan.
Gabungan Budaya Jawa dan Sunda
Salah satu keunikan dari Cibay adalah adanya unsur budaya Jawa dalam satu potongnya.
Ini karena Cibay menggunakan kulit lumpia yang populer di tanah Mataram sebagai pembungkus kuliner berisi rebung ataupun sayuran.
Tekstur Cibay sangatlah unik, karena setelah digoreng kulit bagian luar terasa renyah namun lembut di dalam dengan tekstur aci yang kenyal.
Dari segi rasa, Cibay terbilang lebih beragam karena dalam satu potong sudah ada rasa asin dari kulit lumpia, gurih dari bumbu, pedas di isian acinya dan sedikit manis dari bumbu tabur yang diberikan semisal jagung bakar.
Bukan Asli Bandung
Satu fakta menarik dari Cibay adalah asal usulnya yang ternyata bukan dari Paris Van Java alias Bandung. Padahal selama ini, kuliner berbahan dasar tepung aci selalu identik dengan ibu kota Priangan itu.
Merujuk YouTube Salsaeka, Cibay merupakan camilan berbahan tepung yang berasal dari wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.
Namun ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa Cibay berasal dari Kabupaten Garut.
Namun demikian, persebarannya sudah sangat luas dan bisa ditemukan di banyak kota maupun kabupaten wilayah Jawa Barat.
Lahir Atas Kreativitas Orang Sunda
Cibay boleh dibilang merupakan kekayaan kuliner khas Jawa Barat yang lahir dari kreativitas orang Sunda.
Ini berangkat dari leluhur warga Jawa Barat yang memang sangat menggemari kuliner berbahan dasar tepung tapioka sejak puluhan tahun silam.
Mengutip situs bandung.go.id, Pakar Wisata Warisan Budaya dan Gastronomi Indonesia, Dewi Turgarini, kegemaran orang Sunda terhadap kuliner tepung sudah dimulai sejak abad ke-19 silam setelah singkong dibawa oleh Belanda.
Karena ketersediaannya melimpah dan ditanam di mana-mana, maka orang Sunda mengolahnya menjadi aneka makanan.
Ketika itu, kondisi ekonomi yang sulit menuntut kreativitas warga Sunda hingga bisa berkreasi menciptakan tepung singkong.
Tersebar hingga ke Luar Jawa Barat
Seiring berjalannya waktu, tepung kemudian bisa diolah menjadi aneka makanan dengan tekstur yang empuk, kenyal, memiliki rasa yang lezat dan juga murah.
Dari sana juga, jajanan Cibay tercipta yang kini bahkan sudah tersebar di hampir seluruh wilayah pulau Jawa.
Salah satunya bahkan bisa ditemui di acara tradisional Kota Yogyakarta bernama Pasar Kangen beberapa waktu lalu.
Di sana, terdapat satu unit lapak yang menjajakan kudapan khusus dari Jawa Barat, salah satu yang jadi andalan adalah Cibay.