Sorot
{{caption}}
Gudang di Cakung Kebakaran

{{caption}}
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat

{{caption}}
Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh

{{caption}}
MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya

{{caption}}
Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu

{{caption}}
1.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa

Topik Terkait
{{caption}}
Kolonel TNI Berkali-Kali Ditahan Soeharto Saat Mau Pindah Tugas, Tak Disangka Jadi Wapres

Perjalanan karir militer seorang perwira tak bisa ditebak. Begitu juga dengan Kolonel Angkatan Darat ini.

{{caption}}
Teka-Teki Isu Dewan Jenderal Pemicu Peristiwa G30S/PKI

Soekarno yang mendengar isu Dewan Jenderal ini lantas berniat untuk menghadirkan para jenderal ke Istana.

{{caption}}
Saat Soeharto Merasa Masa Depannya Gelap dan Memilih Jadi Tentara Belanda

Soeharto memilih menjadi serdadu kolonial adalah pilihan realistis untuk lepas dari kemelaratan.

{{caption}}
22 Desember 1948: Sjafruddin Prawiranegara Mendirikan Pemerintahan Darurat RI di Sumatra Barat

Berawal dari Agresi Militer Belanda Kedua pada 19 Desember 1948, PDRI pun didirikan di Sumbar.

{{caption}}
Maut Menjemput Brigjen Soepardjo, Jenderal Pendukung G30S/PKI

Brigjen Soepardjo adalah tentara paling tinggi yang terlibat langsung penculikan para jenderal saat G30S/PKi.

{{caption}}
Cerita Soeharto Nyaris Mau Mundur dari Tentara, Malah Dikasih Bintang Satu

Soeharto murka ketika mobil-mobil yang akan diselundupkannya ke Jawa dicegah naik kapal.

{{caption}}
Mitos Harta Karun Emas Milik Sukarno

Hingga hari ini, keberadaan emas batangan itu masih sebatas mitos yang belum terbukti kebenaran dan keberadaannya.

{{caption}}
Kisah Masa Kecil Presiden: Di Malam Lebaran, Aku Menangis di Kamar

Keluarganya hidup miskin. Gaji ayahnya sebagai guru di sekolah rendah Mojokerto tidak cukup untuk hidup layak.

{{caption}}
Siasat Gila Sukarno Rekrut 670 Wanita Penghibur untuk Melawan Belanda

Siapa sangka, Presiden pertama RI, Sukarno memanfaatkan pekerja seks komersial untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia?

{{caption}}
Kisah Sukarno Telat Dinner di Amerika Karena Marilyn Monroe

Pesta yang diadakan di Beverly Hills Hotel itu mempertemukan Soekarno dengan bintang-bintang Hollywood terkenal, seperti Gregory Peck dan Marilyn Manroe.

{{caption}}
Tak Banyak yang Tahu, Peci Hitam Sukarno Tersimpan Rapih di Museum Ini

Sukarno dan peci tidak pernah terpisahkan. Ia mengenakan peci sebagai simbol kebangsaaan

{{caption}}
Cerita Buya Hamka di Penjara pada Masa Sukarno

Buya Hamka merupakan seorang ulama, aktivis politik, dan sastrawan.

{{caption}}
Kapolri Ziarah Makam Presiden: Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa Jelang Hari Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rangkaian Kapolri Ziarah Makam Presiden untuk menyerap nilai kepemimpinan bangsa, pedoman tugas jelang Hari Bhayangkara ke-80.

{{caption}}
Demi Jaga Warisan Bung Karno, Megawati Minta Istana Gebang Libur Sehari Setiap Minggu

Kunjungan tersebut menjadi momen mengenang jejak kehidupan dan perjalanan awal Bung Karno di kota yang memiliki nilai historis penting bagi keluarga Soekarno.

{{caption}}
PDIP Dorong Prabowo Terapkan Geopolitik Soekarno Hadapi Krisis Global

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai Geopolitik Soekarno sangat relevan diterapkan di kancah global saat ini.

{{caption}}
Semarak Bulan Bung Karno 2026 Bali: Pemprov Hidupkan Jiwa Proklamator Lewat Lomba Kreatif

Pemerintah Provinsi Bali menggelar Bulan Bung Karno 2026 dengan tema 'Kawya Atma Kerthi', menghidupkan kembali semangat proklamator melalui berbagai lomba kreatif edukatif. Simak detailnya!

{{caption}}
Hasto PDIP Ajak Buruh Perkuat Persatuan Hadapi Tantangan Ekonomi dan Perjuangkan Kesejahteraan

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyerukan buruh untuk perkuat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan ekonomi serta memperjuangkan kesejahteraan di Hari Buruh Internasional 2026.

{{caption}}
Megawati Usulkan Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Geopolitik Global

Megawati Soekarnoputri mengusulkan Konferensi Asia-Afrika Jilid II untuk atasi goncangan geopolitik global dan ancaman neokolonialisme, sekaligus menyerukan reformasi PBB.