Sleep Call, Tren Masa Kini yang Kerap Dilakukan Oleh Banyak Pasangan
Sleep call ini merupakan sebuah aktivitas di mana pasangan saling melakukan panggilan suara atau panggilan video (video call) hingga mereka tertidur pulas.
Sleep Call, Tren Masa Kini yang Kerap Dilakukan Oleh Banyak Pasangan
Beberapa tahun terakhir, istilah kebarat-baratan semakin marak ditemukan di Indonesia.
Satu di antaranya yang populer saat ini adalah ‘sleep call’.
Jika diartikan secara harfiah, maka kata ‘sleep’ berarti ‘tidur’ dan ‘call’ berarti ‘panggilan’. Bila digabungkan, frasa tersebut dapat memiliki arti sebagai ‘panggilan tidur’.
Sleep call ini merupakan sebuah aktivitas di mana pasangan saling melakukan panggilan suara atau panggilan video (video call) hingga mereka tertidur pulas.
Para muda mudi di Indonesia pastinya sudah familiar dengan istilah ini. Yup, karena mereka lah salah satu penyebab mengapa tren sleep call ini semakin tenar saat ini.
Biasanya, pasangan yang sedang menjalani LDR (Long Distance Relationship) sering melakukan hal seperti ini agar hati keduanya semakin dekat meskipun dijauhkan oleh jarak.
Bukan cuma itu, para pasangan suami istri yang sedang terpisahkan oleh suatu hal, seperti pekerjaan atau pendidikan, juga cocok banget untuk menggunakan cara seperti ini, lho.
Meski romantis, kegiatan sleep call ini ternyata juga memiliki dampak yang cukup negatif bagi kesehatan tubuh.
Apa saja sih bahaya yang disebabkan?
Pertama, pancaran radiasi dari handphone yang terlalu dekat dengan kepala saat melakukan sleep call akan menyebabkan kepala terasa pusing dan nyeri otot.
Kedua, radiasi elektromagnetik dari ponsel mempunyai sifat karsinogenik. Ini berarti, sleep call yang dilakukan dalam jangka waktu lama bisa saja meningkatkan risiko terjadinya kanker pada tubuh manusia.
Ketiga, pancaran sinar biru yang terdapat pada smartphone pun nyatanya mampu menurunkan produksi melatonin atau hormon tidur, sehingga membuat kamu kesulitan istirahat di malam hari.
Keempat, terlalu lama melakukan sleep call akan menyebabkan penurunan konsentrasi yang mampu membuatmu kurang fokus di keesokan harinya.