Update Kebakaran Hong Kong: WNI Selamat Bertambah Jadi 125 Orang, 5 Lagi Belum Ditemukan
Salah satu korban yang meninggal dalam kebakaran tersebut adalah seorang bayi berusia satu tahun.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menginformasikan bahwa jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil selamat dari kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong, pada Rabu (26/11/2025) kini mencapai 125 orang, meningkat dari 108 orang sebelumnya.
"Estimasi jumlah WNI (yang) tinggal di kompleks apartemen adalah 140 orang, sebanyak 125 orang selamat, sembilan terverifikasi meninggal dunia, satu dirawat di rumah sakit, lima belum diketahui keberadaannya," jelas Kemlu RI melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada media pada Rabu (3/12/2025).
Sementara itu, pihak kepolisian Hong Kong melaporkan pada Rabu bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 159 setelah semua blok hunian diperiksa. Namun, angka tersebut masih dapat berubah.
"Kami telah menemukan 159 jenazah, di mana 140 di antaranya telah diidentifikasi tahap awal," ungkap komisaris polisi Joe Chow, yang menggambarkan informasi tersebut sebagai kesimpulan sementara, sebagaimana dikutip dari CNA.
Chow menambahkan bahwa jumlah korban mungkin masih dapat direvisi karena petugas menemukan dugaan sisa-sisa tulang manusia yang memerlukan pengujian forensik.
Polisi tangkap 21 tersangka
"Korban tewas mencakup setidaknya 91 perempuan dan 49 laki-laki, dengan korban termuda adalah seorang bayi berusia satu tahun dan yang tertua berusia 97 tahun," tambah Chow.
Dalam penyelidikan penyebab kebakaran, polisi telah menangkap 21 tersangka atas tuduhan pembunuhan tidak disengaja, sementara badan anti-korupsi Hong Kong juga sedang menyelidiki kemungkinan praktik korupsi.
Di tengah tuntutan untuk transparansi dan akuntabilitas, Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee, telah menugaskan sebuah komite yang dipimpin oleh seorang hakim untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan meninjau sistem pengawasan renovasi bangunan yang diduga memperburuk situasi kebakaran tersebut.