Polisi Hong Kong Umumkan Jumlah Korban Tewas Kebakaran Apartemen 168 Orang, 58 Pria dan 110 Perempuan.

Kebakaran di Hong Kong mengakibatkan korban jiwa yang beragam, mulai dari bayi berusia enam bulan hingga orang tua berusia 98 tahun.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
Polisi Hong Kong Umumkan Jumlah Korban Tewas Kebakaran Apartemen 168 Orang, 58 Pria dan 110 Perempuan.
Asap mengepul setelah kebakaran terjadi di Wang Fuk Court, sebuah perumahan di distrik Tai Po, Wilayah Baru Hong Kong, Rabu (26/11/ 2025). (AP/Chan Long Hei)

Kepolisian Hong Kong mengumumkan pada Kamis (15/1/2026) bahwa jumlah korban tewas akibat kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court pada bulan November lalu meningkat menjadi 168 orang, yang merupakan tambahan tujuh orang dari angka yang diumumkan sebelumnya. Dalam pernyataan resmi, polisi mengungkapkan bahwa usia para korban berkisar antara enam bulan hingga 98 tahun, dengan rincian 58 korban laki-laki dan 110 perempuan.

Sebagian besar dari mereka adalah warga lanjut usia yang telah menetap di kompleks tersebut selama puluhan tahun. Kebakaran di Wang Fuk Court ini tercatat sebagai insiden kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh BBC pada Jumat (16/1).

Pemimpin Hong Kong, John Lee, menyatakan pada Rabu bahwa lebih dari 30 orang telah ditangkap terkait dengan peristiwa tragis ini. Para tersangka diduga terlibat dalam tindak pidana pembunuhan, penipuan, atau korupsi.

Proses Identifikasi Korban Telah Selesai

Sekretaris Keamanan Hong Kong, Chris Tang, menegaskan bahwa proses identifikasi korban telah selesai, sehingga jumlah korban tewas dipastikan berjumlah 168 orang. Di antara mereka, terdapat 10 pekerja rumah tangga, yang terdiri dari sembilan warga negara Indonesia dan satu warga negara Filipina. Selain itu, lima pekerja konstruksi dan dua dekorator interior juga termasuk dalam daftar korban.

Kompels Wang Fuk Court, yang dibangun pada dekade 1980-an dan terletak di distrik Tai Po, Hong Kong timur laut, dihuni oleh sekitar 4.600 orang berdasarkan sensus 2021, di mana hampir 40 persen dari penduduknya berusia 65 tahun ke atas. Ribuan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar selama lebih dari satu hari.

Tragisnya, seorang petugas pemadam kebakaran berusia 37 tahun, Ho Wai-ho, kehilangan nyawanya saat menjalankan tugas pemadaman. Empat korban dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit, sementara 164 lainnya ditemukan tewas di lokasi kejadian.

Penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung, dengan otoritas sebelumnya menyatakan bahwa jaring pengaman yang tidak memenuhi standar yang dipasang di bagian luar jendela blok apartemen diduga telah mempercepat penyebaran api.

Rekomendasi