Sorot
{{caption}}
Seskab: Prabowo dan PM Singapura Siap Teken 26 MoU

{{caption}}
KPK Mulai Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli

{{caption}}
Meksiko vs Inggris Sedang Tanding, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

{{caption}}
Magis Nobar Keliling, Melipat Kemewahan Jakarta di Atas Tikar

{{caption}}
Bupati Angkat Bicara Soal Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak

{{caption}}
Oknum Nelayan di Jepara Palsukan 14 Dokumen Kapal Subsidi BBM

Topik Terkait
{{caption}}
350.000 Penduduk Gaza Terpaksa Mengungsi hingga 13 Ribu Tenda Pengungsian Musnah Akibat Serangan Israel

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kantor Media Pemerintah, disebutkan bahwa Israel sejak 11 Agustus 2025 telah menargetkan kawasan permukiman di Kota Gaza.

{{caption}}
PBB: 92 Persen Rumah Warga Gaza Dihancurkan Israel

Israel juga telah membunuh sekitar 53.300 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023.

{{caption}}
FOTO: Nestapa Warga Gaza: Memasak dengan Membakar Buku Buku Bekas Universitas

Warga Gaza memasak dengan membakar buku-buku bekas dari Universitas Islam yang hancur, (21/03/2025).

{{caption}}
Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Jalur Gaza, Usir 100.000 Warga Palestina dalam 24 Jam

Tentara penjajah Israel juga menculik para pria dan anak laki-laki Palestina di Gaza utara.

{{caption}}
Israel Jebak 100.000 Warga Palestina di Zona Pemusnahan Massal Gaza, Dikepung Tank Lewat Darat dan Dibom dari Udara

Israel juga mengancam akan membuat warga Gaza utara kelaparan jika mereka tak mau meninggalkan rumah mereka.

{{caption}}
FOTO: Setahun Genosida Israel, Begini Kondisi Menyedihkan Pengungsi Palestina di Khan Yunis

Genosida terbaru yang dilancarkan Israel ke Jalur Gaza kini genap setahun. Setidaknya 41.788 orang di Jalur Gaza tewas dalam agresi militer tersebut.

{{caption}}
FOTO: Kembali Dipaksa Mengungsi Oleh Israel, Warga Palestina di Gaza Bondong-Bondong Jalan Kaki Tinggalkan Timur Khan Younis Menuju Barat

Ribuan warga Palestina terpaksa meninggalkan tempat pengungsian di wilayah itu dengan membawa barang-barang seadanya.

{{caption}}
FOTO: Tak Punya Tempat Aman, Warga Jalur Gaza Pilih Mengungsi di Kuburan

Sekelompok warga Palestina yang telah kehilangan tempat aman akibat serangan udara Israel terpaksa mengungsi di sebuah kuburan.

{{caption}}
FOTO: Usai Dipaksa Evakuasi Massal Oleh Israel, Pengungsi Palestina Berlindung di Pantai Gaza, Ancaman Tersapu Ombak Menghantui

Pengungsi Palestina yang dipaksa evakuasi massal oleh pasukan Israel memilih lokasi pantai Gaza sebagai tempat berlindung.

{{caption}}
FOTO: Potret Memilukan Warga Jalur Gaza Lebih dari 100 Hari Dibombardir Israel

Sepanjang Israel membombardir Jaur Gaza, berbagai potret memilukan terekam kamera para jurnalis. Simak foto-fotonya!

{{caption}}
Israel Lagi-Lagi Bom Kamp Pengungsi Jabalia di Gaza, 90 Warga Palestina Tewas

Lebih dari 100 orang dilaporkan terluka dan masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.

{{caption}}
FOTO: Potret Menyayat Hati Pria Palestina Gendong Jenazah Anak Korban Serangan Israel di Tengah Banjir dan Hujan Deras

Pria Palestina itu berjalan di tengah banjir dan hujan deras dengan menggendong jenazah seorang gadis korban serangan Israel yang terbungkus kain kafan putih.

{{caption}}
Presiden Sisi Tegaskan Tak Ada Normalisasi Mesir Israel Tanpa Negara Palestina Merdeka

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dengan tegas menyatakan tidak akan ada Normalisasi Mesir Israel sebelum terwujudnya negara Palestina merdeka, menegaskan kembali posisi Kairo dalam konflik regional.

{{caption}}
ICRC Peringatkan: Ribuan Jenazah di Gaza Terancam Tak Teridentifikasi Permanen

ICRC peringatkan ribuan jenazah di Gaza terancam tak teridentifikasi permanen karena lambatnya evakuasi dan minimnya alat berat, menolak hak keluarga mengetahui nasib orang terkasih.

{{caption}}
Agresi Israel Berlanjut, Jumlah Korban Tewas Gaza Tembus 72.938 Jiwa

Agresi rezim Israel di Jalur Gaza terus memakan korban jiwa. Data terbaru menunjukkan jumlah korban tewas Gaza telah mencapai 72.938 orang, dengan ribuan lainnya terluka, memperparah krisis kemanusiaan.

{{caption}}
Global Sumud Flotilla Siapkan Langkah Hukum Internasional Terhadap Israel

Koordinator GPCI menyatakan Global Sumud Flotilla (GSF) tengah siapkan langkah hukum internasional terhadap Israel atas berbagai pelanggaran yang dilakukan, mendorong keadilan bagi Palestina.

{{caption}}
Ulama Lebak Serukan Damai Timur Tengah Permanen, Desak Indonesia Pegang Politik Nonblok

Ulama kharismatik Lebak, KH Hasan Basri, menyerukan **damai Timur Tengah permanen** demi kemaslahatan dunia, sekaligus mendesak Indonesia tetap berpegang pada politik nonblok di tengah dinamika geopolitik kawasan.

{{caption}}
Pakistan Tegaskan Dukungan Kuat untuk Solusi Dua Negara Palestina

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap solusi dua negara sebagai jalan maju penyelesaian konflik Palestina-Israel, sebuah dukungan penting bagi perdamaian.

d8
{{caption}}
Israel Larang Azan Pakai Pengeras Suara

Kebijakan ini sudah mendapatkan persetujuan dari anggota parlemen Israel.

{{caption}}
Mojtaba Khamenei jadi Target Pembunuhan Israel

Israel mengeluarkan ancaman untuk melancarkan serangan kembali terhadap Iran.

{{caption}}
AS, Israel, Lebanon Teken Kerangka Kesepakatan Damai Akhiri Konflik Bersenjata

Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon telah menandatangani kerangka kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik bersenjata yang berkepanjangan, menandai langkah awal menuju stabilitas regional.

{{caption}}
Media AS Sebut Washington Jalin Kontak dengan Oposisi Israel untuk Cari Pengganti Netanyahu

Para pejabat di pemerintahan Presiden AS Donald Trump meyakini pemerintahan Netanyahu berpotensi digantikan.

{{caption}}
30 Orang Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon dalam Sehari

Selain itu, Kota Touline di Lebanon selatan juga menjadi target serangan udara. Sejumlah tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi tersebut.

{{caption}}
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas di Gaza Sejak Oktober 2025

Komisaris HAM PBB menyebut hampir 1.000 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata diumumkan. Mayoritas korban disebut berasal dari kalangan sipil.