Raja Malaysia Dilarikan ke Rumah Sakit di Luar Negeri Karena Menderita Penyakit Ini
Menurut sejumlah laporan, Raja Malaysia akan kembali ke negaranya pada 21 Februari.
Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong, Sultan Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar, sempat dilarikan ke rumah sakit di luar negeri pada awal Februari karena menderita nyeri muskuloskeletal. Raja menjalani perawatan di rumah sakit yang tidak dipublikasikan, seperti dilaporkan sejumlah media seperti News Straits Times dan The Straits Times.
Menurut laporan, raja berangkat ke luar negeri pada 7 Februari dan berhasil menjalani perawatan konservatif. Istana Negara mengumumkan, raja kembali ke Malaysia pada 21 Februari.
Selama perawatan, Sultan Ibrahim didampingi oleh putra-putranya, Tunku Panglima Johor, Tunku Abdul Rahman Al-Haj Ibni Sultan Ibrahim, dan Tunku Putera Johor, Tunku Abu Bakar Al-Haj Ibni Sultan Ibrahim. Keberhasilan perawatan ini disambut baik oleh seluruh rakyat Malaysia.
Nyeri muskuloskeletal yang dialami Sultan Ibrahim dikaitkan dengan latihan militer intensif yang dijalaninya di masa lalu dan gaya hidup aktifnya, terutama kecintaannya pada olahraga polo.
Istana Negara mengonfirmasi perawatan yang dijalani Sultan Ibrahim bersifat konservatif. Jenis perawatan ini difokuskan pada penanganan nyeri tanpa tindakan operasi besar.
Keberhasilan perawatan ini menunjukkan bahwa pendekatan konservatif dapat efektif dalam mengatasi nyeri muskuloskeletal, terutama jika ditangani secara profesional.Sultan Ibrahim dan Raja Permaisuri Agong, Raja Zarith Sofiah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rakyat Malaysia atas doa dan dukungan yang telah diberikan selama masa perawatan.