Perayaan Tahun Baru Berakhir Tragis, 40 Orang Meninggal Terbakar di Swiss
Tim ahli belum bisa memasuki reruntuhan bangunan untuk melakukan investigasi secara menyeluruh.
Kebakaran tragis terjadi di sebuah bar di Crans-Montana, Swiss, saat perayaan Tahun Baru, mengakibatkan sekitar 40 orang kehilangan nyawa dan 115 lainnya mengalami luka-luka, dengan sebagian besar dalam kondisi serius.
Informasi ini disampaikan oleh pihak kepolisian setempat, seperti yang dilaporkan oleh Associated Press. Saat ini, jumlah pasti korban yang meninggal dunia masih dalam proses verifikasi, sementara identifikasi para korban terus dilakukan. Keluarga dari para korban juga terus mendapatkan informasi dari pihak berwenang.
Crans-Montana dikenal sebagai destinasi ski dan golf yang terkenal di dunia, namun malam itu, Bar Le Constellation yang awalnya dipenuhi dengan suasana perayaan, tiba-tiba berubah menjadi lokasi tragedi yang menghebohkan komunitas setempat.
Otoritas setempat telah mengumumkan bahwa kawasan tersebut kini berada dalam suasana duka. Proses identifikasi para korban dilakukan bersamaan dengan penanganan terhadap luka-luka yang dialami oleh banyak orang. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Tim ahli belum bisa memasuki reruntuhan bangunan untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Otoritas juga memastikan bahwa tidak ada indikasi serangan teroris atau tindakan kriminal yang menyebabkan kebakaran ini.
Rumah Sakit Kewalahan
Tragedi ini telah membuat rumah sakit setempat kewalahan, di mana unit perawatan intensif dan ruang operasi dengan cepat mencapai kapasitas maksimum akibat banyaknya korban yang dirawat.
Di tengah tingginya aktivitas wisata di musim dingin, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi kecelakaan tambahan yang dapat membebani layanan medis yang sudah tertekan.
Pemerintah Swiss pun mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam kepada semua korban, termasuk mereka yang terluka, serta keluarga yang ditinggalkan. Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, pidato Tahun Baru nasional pun ditunda.