Advertisement
Hujan salju yang menyelimuti China bagian utara ini sebagai awal dari cuaca yang lebih dingin di Kota Beijing.
Hujan salju pertama pada Senin (11/12/2023) pagi menjadi tanda mengawali musim yang lebih dingin di Beijing. Lapisan salju yang mulai menebal terlihat menutupi ibu kota China dan membuat suhu kota di bagian utara China ini menjadi lebih dingin dari biasanya.
Biasanya Beijing memulai hujan salju pertama pada akhir November.
Diperkirakan hujan salju akan turun lebih banyak lagi pada pekan ini dengan prediksi penurunan suhu hingga minus 20 derajat Celcius.
Advertisement
Advertisement
Cuaca di China akhir-akhir ini sedang mengalami perubahan suhu yang tajam.
Pada bulan Oktober lalu, Beijing sempat mengalami bulan terpanas dalam beberapa dekade di tahun cuaca ekstrem.
Advertisement
Biro cuaca Beijing pada hari Senin (11/12/2023) telah mengeluarkan peringatan kepada warganya akan terjadi hujan salju menyelimuti sebagian besar kota berpenduduk hampir 22 juta jiwa tersebut.
Meski begitu, tak sedikit warga China mengabadikan momen salju pertama yang turun di Beijing di awal musim yang lebih dingin ini.
Seperti pasangan suami istri yang berpose dengan buku nikah mereka di hari pertama hujan salju di Beijing.
Dampak cuaca ekstrem ini juga telah mengakibatkan 62 dari beberapa ratus penerbangan di Bandara Ibu Kota Beijing dibatalkan. Otoritas perkeretaapian juga memberlakukan batas kecepatan. Sementara lebih dari 180 rute bus di Beijing juga ditangguhkan.
Advertisement
Huang, seorang warga Beijing yang bekerja di sektor internet, mengatakan salju di Beijing datang lebih awal.
“Biasanya, salju tidak akan turun hingga Festival Musim Semi,” kata Huang yang mengacu pada awal Tahun Baru Imlek.
Advertisement