FOTO: Inilah Ahmed Sosok di Balik Aksi Penyelamatan di Pantai Bondi
Aksi berani seorang warga Sydney dalam melucuti senjata pelaku penembakan massal di Pantai Bondi menuai pujian luas dari pemimpin nasional hingga internasional.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengunjungi Ahmed al Ahmed di Rumah Sakit St George, Sydney, Selasa (16/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas aksi berani Ahmed yang dinilai telah membantu menyelamatkan banyak nyawa dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi.
Publik Australia memberikan pujian luas kepada Ahmed al Ahmed, seorang pemilik toko buah berusia 43 tahun, yang bertindak cepat menghadapi salah satu pelaku penembakan. Dalam situasi berbahaya tersebut, Ahmed disebut bersembunyi di balik mobil yang terparkir sebelum menerjang pelaku dari arah belakang, melucuti senapan yang dibawanya, lalu menjatuhkannya ke tanah.
Aksi itu membuat Ahmed mengalami luka tembak di lengan dan tangan. Pihak keluarga menyampaikan bahwa ia telah menjalani operasi dan saat ini dalam kondisi stabil. Sepupu Ahmed, Mustafa, mengatakan kepada media setempat bahwa dokter memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
Peristiwa penembakan massal di Pantai Bondi menewaskan 16 orang dan menjadi salah satu insiden paling mematikan di Australia dalam beberapa tahun terakhir. Rekaman video yang memperlihatkan aksi Ahmed beredar luas dan menuai reaksi dari berbagai kalangan, termasuk pejabat tinggi negara.Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Ahmed sebagai sosok yang sangat berani dan menilai tindakannya telah menyelamatkan banyak nyawa.
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales, Chris Minns, juga memuji Ahmed sebagai pahlawan sejati, seraya menyebut rekaman kejadian tersebut sebagai salah satu adegan paling luar biasa yang pernah ia saksikan.
Kepolisian Australia mengidentifikasi dua pelaku penembakan sebagai Sajid Akram, 50 tahun, dan putranya, Naveed Akram, 24 tahun. Sajid tewas ditembak polisi di lokasi kejadian, sementara Naveed mengalami luka kritis dan kini dirawat di rumah sakit dengan penjagaan ketat aparat kepolisian.