India mulai dilanda cuaca panas seiring datangnya musim kemarau. Departemen cuaca India memperingatkan suhu tinggi akan melanda beberapa wilayah India utara, termasuk ibu kota Delhi.
Departemen Meteorologi India (IMD) mengatakan negara bagian utara dan tengah, termasuk Haryana, Punjab, Rajasthan, dan Gujarat, dapat mengalami suhu maksimum hingga melewati 40C. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC, pada 7 April 2025.
Foto-foto yang diperoleh AFP, pada 8 April 2025, memperlihatkan sejumlah anak tampak mandi lumpur di sebuah kolam darurat di sepanjang Sungai Yamuna, New Delhi. Aksi tersebut dilakukan untuk mendinginkan tubuhnya dari kegerahan saat suhu mulai meningkat.
India Utara biasanya mengalami gelombang panas antara April dan Juni, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, pemanasan global dan perubahan iklim telah menyebabkan suhu ekstrem datang lebih awal dan berlangsung lebih lama.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG di sejumlah daerah di Indonesia, suhu maksimum harian berkisar 35 sampai 36,7 derajat Celsius dari 2 sampai 3 Oktober 2023.
Warga mengantre mengambil tabung gas alam cair rumah tangga di Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Sabtu 14 Maret 2026, di tengah penurunan pasokan energi.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan kenaikan Harga Referensi CPO untuk Maret 2026, didorong oleh peningkatan permintaan signifikan dari India dan China serta terbatasnya pasokan global.
BMKG Stasiun Balikpapan mendeteksi 151 titik panas di Kalimantan Timur, menandakan potensi Karhutla Kaltim yang tinggi. Warga diimbau waspada dan tidak melakukan pembakaran sembarangan.
Petugas kesehatan PPIH Arab Saudi gencar lakukan edukasi kesehatan haji cuaca panas ekstrem di Tanah Suci. Langkah ini penting untuk menjaga jemaah tetap bugar selama beribadah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi Karhutla Kaltim. Sebanyak 171 titik panas terdeteksi di enam kabupaten/kota, memicu kekhawatiran akan kebakaran hutan dan lahan.
BMKG Kotawaringin Timur mengungkapkan cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut dipengaruhi oleh Siklon Tropis Narelle, menyebabkan kekeringan dan peningkatan risiko karhutla. Kondisi ini diperkirakan akan segera berakhir.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan imbauan penting bagi warganya untuk waspada cuaca panas Jakarta yang ekstrem. Ketahui risiko kesehatan dan langkah antisipasi dehidrasi serta heatstroke yang dapat mengancam kesehatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Natuna mencatat luas Karhutla Natuna mencapai 164,4 hektare sepanjang Januari-Februari 2026, memicu kekhawatiran dampak lingkungan dan gangguan masyarakat.