Begini Reaksi Simpanse Usia 28 Tahun Saat Pertama Kali Keluar dari Laboratorium Melihat Langit
Untuk pertama kali dalam hidupnya selama 28 tahun, seekor simpanse akhirnya bisa melihat langit dan berada di ruang terbuka.
Begini Reaksi Simpanse Usia 28 Tahun Saat Pertama Kali Keluar dari Laboratorium Melihat Langit
Video ini dibagikan oleh yayasan Cave The Chimps, dikutip dari laman ITV, Jumat (30/6).
Sebuah video mengharukan seekor simpanse viral baru-baru ini. Hewan primata ini melihat langit untuk pertama kalinya setelah dikurung di kandang selama 28 tahun.
Simpanse betina bernama Vanila itu menghabiskan tahun-tahun pertama kehidupannya di sebuah kandang kecil di Laboratory for Experimental Medicine and Surgery in Primates (LEMSIP) di New York, Amerika Serikat.
Simpanse Pertama Kali Lihat Langit
Vanilla diselamatkan pada tahun 1995 dan dibawa ke Wildlife Waystation di mana ia ditempatkan di sebuah kandang beratap.
Akhirnya setelah diselamatkan yayasan Save The Chimps, Vanilla bisa melihat langit.
Reaksi Vanilla, Si Simpanse
Dalam video yang dibagikan Save The Chimps, Vanilla dan kawan-kawannya bernama Shake, Magic, Jeff, dan Ernesta dikeluarkan dari kandang untuk merasakan cahaya matahari untuk pertama kalinya.
Simpanse Pertama Kali Lihat Langit
Vanilla terlihat agak gugup, tapi dalam video itu ia tampak diyakini seekor simpanse jantan bernama Dwight untuk keluar dari kandang. Simpanse mungil itu melompat dan menggantung di lengan Dwight.
Tiba-tiba, Vanilla menyadari sekelilingnya dan menatap ke atas langit untuk pertama kali dalam hidupnya.
Matanya tampak berbinar dan dia membuka mulut terlihat kaget. Vanilla terlihat jelas begitu terpesona dengan dunia yang baru dilihatnya.
"Di California, Vanilla tinggal dengan sejumlah simpanse di dalam kandang berpagar yang dirantai tanpa rumput."
Andrew Halloran, ahli primatologi dan Direktur Save The Chimps kepada New York Post.
Dikutip dari Live Science, Jumat (30/6)
Punya Tempat Tinggal Baru
Simpanse betina itu dan keluarganya sekarang tinggal di Air Force Island, Florida, tempat yang dikelola yayasan Save The Chimps.
Para simpanse ini akan tinggal di pulau seluas tiga hektar yang bebas untuk dijelajahi dan hewan primata ini bebas memilih di mana akan tinggal dan bagaimana menghabiskan waktu mereka.