Dunia

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Donald Trump: AS Tak Kerahkan Pasukan Ambil Uranium Iran, Kami Turun Bersama

Saat ditanya siapa yang akan mengambil material nuklir tersebut, Trump menjawab, "orang-orang kami, bersama dengan pihak Iran".

{{caption}}
FOTO: Patroli Pasukan UNIFIL di Tengah Kepulangan Warga Lebanon Selatan

Pasukan UNIFIL berpatroli saat warga kembali ke Lebanon selatan di tengah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

{{caption}}
FOTO: Ujian Nyali Ketinggian Dalam Tradisi Devkathis

Anggota komunitas Agri-Koli mempertunjukkan keberanian dan keterampilan dalam perlombaan mendirikan serta menyeimbangkan diri di atas tiang bambu.

{{caption}}
Tegas, Iran Tak akan Serahkan Uranium ke AS

Baghaei juga meluruskan pernyataan yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, terkait pembukaan Selat Hormuz.

{{caption}}
Trump Sesumbar Iran Sepakat Serahkan Uranium, Optimis Perdamaian Segera Terwujud

Trump mengungkapkan bahwa diskusi lebih lanjut dengan pejabat Iran mungkin akan dilakukan paling lambat pada akhir pekan ini.

{{caption}}
Ketegangan Memanas, Iran Siap Tutup Selat Hormuz Jika AS Tak Buka Akibat Blokade

Iran telah memberikan persetujuan untuk membuka jalur pelayaran terbatas di Selat Hormuz, yang memungkinkan sejumlah kapal untuk melintas setiap harinya.

{{caption}}
Akhirnya, Iran Umumkan Pembukaan Selat Hormuz untuk Jalur Perdagangan Komersial

Iran menjamin bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka untuk kapal-kapal komersial selama berlangsungnya gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

{{caption}}
Iran Umumkan Selat Hormuz Sudah Terbuka Untuk Jalur Pelayaran Komersial

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka”

{{caption}}
Intelijen Peringatkan Konflik AS-Iran Bisa Libatkan China dan Rusia

China sedang mempertimbangkan untuk memasok sistem radar canggih ke Iran.

{{caption}}
Pimpin Doa Kebaktian di Pentagon, Menhan AS Kutip Dialog Film Pulp Fiction untuk Perang Iran

Kontroversi timbul ketika beberapa pihak berpendapat kutipan dari Pete Hegseth tidak cocok jika dihubungkan dengan pembenaran kekerasan dalam konflik di Iran.