Fabio Grosso Puji Mentalitas Jay Idzes Cs saat Sassuolo Menahan Imbang AC Milan
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, merasa senang karena timnya berhasil menahan imbang AC Milan, yang merupakan favorit juara Serie A.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, merasa senang melihat timnya mampu menahan imbang AC Milan, yang merupakan favorit juara Serie A. Dalam pertandingan pekan ke-15 Serie A 2025/2026 yang berlangsung di Stadion San Siro pada Minggu malam (14/12/2025), Sassuolo berhasil meraih hasil imbang 2-2 melawan Rossoneri. Meskipun hanya bisa menyaksikan dari tribun penonton karena skorsing satu pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya saat melawan Fiorentina, Grosso sangat menghargai semangat juang timnya.
Tim Sassuolo menunjukkan mental yang kuat dalam laga ini. Meskipun bertindak sebagai tim tamu, mereka mampu mengejutkan dengan mencetak gol lebih dulu pada menit ke-13. Ismael Kone berhasil menjebol gawang Mike Maignan setelah menerima assist dari Andrea Pinamonti. Namun, Milan segera menunjukkan kualitasnya dengan menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-34 melalui gol Davide Bartesaghi, yang memanfaatkan umpan dari Ruben Loftus-Cheek dengan tendangan kaki kirinya yang akurat.
AC Milan kemudian berbalik unggul pada menit ke-47, lagi-lagi melalui gol Davide Bartesaghi, yang mencetak gol kedua dengan tendangan kaki kiri setelah menerima umpan dari Christopher Nkunku. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Sassuolo berhasil menyamakan skor 2-2 pada menit ke-77 berkat gol dari Armand Lauriente. Hasil imbang ini bertahan hingga peluit akhir dibunyikan oleh wasit, menandakan bahwa Sassuolo telah memberikan perlawanan yang kuat.
Poin Didapat karena Penampilan Bagus
Hasil imbang ini membuat AC Milan tetap berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan total nilai 32. Namun, posisi AC Milan bisa terancam oleh Napoli jika mereka berhasil mengalahkan Udinese. Di sisi lain, Sassuolo kini menempati peringkat ke-9 dengan raihan angka 21. Tim yang dijuluki Neroverdi ini memperpanjang tren positif dari musim lalu dengan mengalahkan Fiorentina 3-1, dan kini berhasil mencuri satu poin dari tim favorit juara, AC Milan.
Setelah pertandingan, Fabio Grosso mengungkapkan pendapatnya dalam konferensi pers. Ia menilai bahwa Jay Idzes dan seluruh pemain Sassuolo yang tampil di lapangan layak mendapatkan poin dari pertandingan tersebut. Grosso juga memberikan apresiasi terhadap performa timnya yang dinilai baik selama pertandingan. "Ini adalah poin yang kami raih dengan penampilan yang bagus, mengakhiri pertandingan dengan baik karena kami bermain bagus di menit-menit terakhir. Kami meninggalkan lapangan dengan risiko kebobolan melalui serangan balik dan hampir mencetak gol," ungkapnya seperti yang dikutip dari laman Sassuolo News.
Grosso menambahkan bahwa mereka menghadapi lawan yang kuat yang menciptakan berbagai masalah bagi timnya. Namun, ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan adalah tetap bertahan dalam permainan. "Kami pulang dengan poin yang bagus melawan lawan yang benar-benar kelas atas," jelas pelatih berusia 48 tahun tersebut.
Tim Promosi Paling Menonjol
Sassuolo saat ini menjadi tim promosi yang paling menonjol di musim ini. Sementara Cremonese sempat memberikan kejutan di awal kompetisi dan Pisa masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi, Sassuolo tampil dengan percaya diri di papan tengah klasemen. Menurut Fabio Grosso, pelatih tim, mereka dapat mempertahankan posisi yang lebih baik dan bahkan bersaing di papan atas jika mampu menjaga performa yang ada. Pada akhir pekan depan, Sassuolo akan menjamu Torino, bertepatan dengan perayaan Natal.
"Saya belum melihat klasemen, saya tidak terlalu memperhatikannya. Saya tahu atmosfernya, jalannya pertandingan, dan kami siap menghadapi apa pun yang akan datang," ujar mantan pemain Juventus tersebut. "Kami baru saja promosi dan kami tahu apa tujuan utama kami. Kami tidak menahan diri dan kami bersiap untuk memainkan setiap pertandingan dengan sebaik mungkin, mengetahui bahwa sebelum memikirkan hal lain, kami harus mencapai apa yang kami inginkan," tambahnya, mengingatkan akan pencapaian gemilangnya saat membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sumber: Sassuolo News