Cristiano Ronaldo Mogok Main saat Al Nassr Menang, Ini Penyebab Sebenarnya
Alasan di balik keputusan Cristiano Ronaldo untuk tidak bermain bersama Al Nassr ternyata memiliki latar belakang yang kuat.
Keputusan Cristiano Ronaldo untuk tidak tampil bersama Al Nassr ternyata memiliki alasan yang mendasarinya. Megabintang asal Portugal itu dilaporkan mengalami ketegangan dengan Public Investment Fund (PIF), lembaga yang mengelola Al Nassr serta beberapa klub besar di Arab Saudi.
Pada pertandingan melawan Al Riyadh dalam duel pekan ke-20 Saudi Pro League di Prince Faisal bin Fahd Stadium pada Senin (02/01/2026) dini hari WIB, nama Ronaldo tidak tercantum dalam daftar pemain. Seperti yang dilansir oleh ESPN, CR7 enggan bermain sebagai bentuk protes terhadap minimnya aktivitas transfer yang dilakukan oleh Al Nassr pada Januari 2026. Hal ini semakin mencolok jika dibandingkan dengan klub-klub lain yang juga berada di bawah naungan PIF.
Kekecewaan Ronaldo berakar dari ambisinya untuk melihat Al Nassr memperkuat tim secara signifikan agar dapat bersaing dalam meraih gelar juara musim ini. Meskipun Ronaldo tidak ikut bermain, Al Nassr berhasil meraih kemenangan berkat gol tunggal dari Sadio Mane pada menit ke-40. Dengan tambahan tiga poin tersebut, Al Nassr kini menempati posisi kedua dan berhasil memangkas jarak menjadi satu poin dari Al Hilal yang berada di puncak klasemen.
Merasa Kecewa
Penyerang berusia 40 tahun tersebut secara sadar memilih untuk tidak bermain dalam pertandingan itu sebagai ungkapan kekecewaan pribadinya terhadap PIF. Tindakan ini secara tidak langsung mirip dengan aksi mogok, terutama untuk laga melawan Al Riyadh. Meskipun demikian, kontribusi Ronaldo untuk Al Nassr sangat mengesankan. Sejak bergabung pada Januari 2023, ia telah mencetak 91 gol dalam 95 pertandingan di Saudi Pro League, yang menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam usaha klub asal Riyadh itu untuk meraih gelar juara.
Kekecewaan Ronaldo semakin mendalam ketika ia membandingkan keadaan Al Nassr dengan Al Hilal. Klub rival tersebut terlihat sangat agresif dalam melakukan aktivitas transfer pemain. Berdasarkan laporan dari ESPN, Al Hilal telah berhasil mendapatkan tanda tangan Mohamed Meite, seorang pemain berusia 18 tahun yang direkrut dari Stade Rennais. Selain itu, Al Hilal juga telah mendapatkan mantan bek Arsenal, Pablo Mari, dari Fiorentina, serta dua pemain Timnas Arab Saudi, Murad Al Hawsawi dan Sultan Mandash. Dengan langkah-langkah ini, Al Hilal menunjukkan ambisi mereka untuk memperkuat tim, yang tentunya menjadi perhatian bagi Ronaldo dan Al Nassr.
Al Hilal Dapatkan Karim Benzema
Selain itu, Al Hilal juga resmi mengumumkan kedatangan Karim Benzema dari Al Ittihad pada hari Senin, 2 Februari 2026. Penyerang yang berasal dari Prancis tersebut telah menyetujui kontrak selama satu setengah tahun dengan Al Hilal, menambah kekuatan tim secara signifikan.
Sementara itu, Al Nassr hanya berhasil mendatangkan satu pemain, yaitu gelandang Irak U-23, Haydeer Abdulkareem. Namun, sayangnya, pemain ini belum mendapatkan kesempatan untuk tampil perdana bersama tim. Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa situasi klub saat ini tidak ideal dalam bursa transfer musim dingin. "Saya sudah berbicara tentang periode musim dingin. Kami tidak memiliki slot untuk pemain asing, dan kondisi finansial Al Nassr juga tidak memungkinkan. Saya berharap satu atau dua, mungkin tiga pemain bisa bergabung," jelas Jorge Jesus, menyoroti tantangan yang dihadapi klubnya.
Masih Terikat Kontrak
Dalam kondisi yang terjadi saat ini, masa depan Ronaldo tetap terjamin berkat kontraknya. Pemain bintang tersebut baru saja menyetujui perpanjangan kontrak pada bulan Juni lalu, yang akan membuatnya terikat dengan Al Nassr hingga paling tidak bulan Juni 2027.
Namun, ketidakhadiran Cristiano Ronaldo kali ini mengungkapkan adanya ketegangan di balik layar. Hal ini juga menjadi indikasi ambisi besar dari sang megabintang untuk meminta dukungan nyata dari pihak manajemen.
Sumber: ESPN