Ronaldo Kwateh, Perjalanan Pesepak Bola Indonesia Mencapai Karier di Thailand
Bekas pemain Madura United ini pernah diharapkan menjadi bintang di Muangthong United, klub ternama di Thai League 1.
Karier Ronaldo Kwateh, pesepak bola muda Indonesia, di Thailand dipenuhi berbagai rintangan. Mantan pemain Madura United ini pernah menjadi harapan besar di Muangthong United, salah satu klub terkemuka di Thai League 1. Namun, realitas di lapangan sangat berbeda dari yang diharapkan, karena ia hanya mendapatkan kesempatan bermain selama 25 menit sejak bergabung.
Muangthong United merekrut Ronaldo Kwateh pada awal musim 2024/2025 setelah ia menyelesaikan petualangannya di Turki bersama Bodrum FK. Klub ini berharap kehadiran pemain sayap tersebut bisa memperkuat serangan mereka. Sayangnya, hingga pertengahan musim, Ronaldo lebih sering berada di bangku cadangan dan bahkan sering tidak terdaftar dalam susunan pemain.
Kondisi ini memaksa Muangthong United untuk mengambil langkah sulit. Pada Januari 2025, mereka memutuskan untuk meminjamkan Ronaldo Kwateh ke Mahasarakham SBT, klub yang saat ini berkompetisi di Liga 2 Thailand. Langkah ini diharapkan dapat memberinya lebih banyak kesempatan untuk bermain serta memulihkan performanya. Seperti yang dirangkum oleh Merdeka.com dari berbagai sumber pada Sabtu (18/1/2025), berikut adalah perjalanan karier pesepak bola muda yang lahir di Yogyakarta tersebut di Thailand.
Kedatangan Ronaldo Kwateh ke Muangthong United
Mengutip Bola.com, Ronaldo Kwateh telah resmi bergabung dengan Muangthong United di awal musim 2024/2025. Klub tersebut melihat potensi besar pada pemain muda ini, yang sebelumnya telah membela berbagai level Timnas Indonesia, mulai dari U-19 hingga senior.
Sebelumnya, Ronaldo menjalani karier di Turki bersama Bodrum FK, namun ia memilih untuk pindah ke Thailand karena minimnya kesempatan bermain. Kedatangan Ronaldo disambut dengan antusias oleh media Thailand, yang menganggapnya sebagai tambahan penting bagi skuad Muangthong.
Salah satu media lokal, Ball Thai, bahkan menyebut Ronaldo sebagai salah satu pemain muda yang layak diperhatikan di kawasan Asia Tenggara. Namun, harapan tersebut tidak terwujud. Debut Ronaldo bersama Muangthong berlangsung pada 27 September 2024, saat menghadapi Khon Kaen United.
Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-65, tetapi sayangnya tidak berhasil mencetak gol atau memberikan kontribusi yang berarti. Setelah pertandingan itu, Ronaldo lebih sering berada di bangku cadangan.
Minimnya Kesempatan Bermain di Muangthong United
Sejak awal kariernya, Ronaldo Kwateh tidak lagi mendapatkan kesempatan untuk tampil di pertandingan resmi. Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat ia merupakan pemain muda yang diharapkan dapat berkembang di liga elit Thailand. Bahkan, dalam beberapa laga, namanya tidak tercantum dalam daftar pemain cadangan.
Oleh karena itu, manajemen Muangthong United memutuskan untuk meminjamkan Ronaldo. Mereka melepas Ronaldo Kwateh beserta dua pemain lainnya ke klub Liga 2 Thailand dengan status pinjaman. Upaya ini dianggap sebagai langkah untuk memberikan lebih banyak kesempatan bermain bagi Ronaldo.
Peminjaman ke Mahasarakham SBT
Ronaldo Kwateh saat ini bermain untuk Mahasarakham SBT, sebuah klub yang berpartisipasi dalam Thai League 2. Saat ini, Mahasarakham menempati posisi keempat dalam klasemen sementara dan sedang berupaya untuk naik ke liga tertinggi. Meskipun klubnya mengalami penurunan kasta, Ronaldo diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim ini.
Dengan mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain di Mahasarakham, Ronaldo memiliki kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya. Selain itu, klub ini juga memiliki peluang yang cukup besar untuk promosi ke Thai League 1, yang bisa membuka kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali ke kompetisi elit.
Harapan Baru di Mahasarakham
Peminjaman Ronaldo Kwateh ke Mahasarakham SBT bisa menjadi titik awal yang baru dalam kariernya. Dengan mendapatkan lebih banyak waktu bermain, ia berpeluang untuk memperbaiki performa dan meningkatkan kualitas permainannya. Saat ini, Mahasarakham sedang bersaing ketat di posisi atas klasemen Liga 2 Thailand.
Jika Ronaldo mampu memberikan kontribusi yang berarti, tidak hanya klub ini yang akan mendapatkan manfaat untuk promosi, tetapi ia juga berpotensi menarik perhatian klub-klub besar lainnya. Kesempatan ini bisa menjadi langkah penting bagi perkembangan kariernya di masa depan.
Perjalanan karier Ronaldo sebelum berkarier di Thailand
Sebelum menetap di Thailand, Ronaldo Kwateh sempat berkarier di Turki bersama Bodrum FK. Sayangnya, kariernya di Turki tidak berjalan sesuai harapan. Ia mengalami kesulitan dalam mendapatkan waktu bermain yang cukup, meskipun sebelumnya diharapkan menjadi salah satu pemain muda yang berbakat.
Kondisi ini memengaruhi pilihannya untuk pindah ke Thailand, di mana ia ingin lebih dekat dengan Indonesia dan sekaligus mencari pengalaman baru. Ronaldo juga dikenal sebagai salah satu pemain termuda yang berhasil debut di Timnas Indonesia pada usia 17 tahun. Pengalaman berharga ini menjadikannya salah satu pemain muda yang paling berpotensi di kawasan Asia Tenggara.
Apa alasan Ronaldo Kwateh dipinjamkan ke Mahasarakham SBT?
Ronaldo Kwateh telah dipinjamkan oleh Muangthong United ke Mahasarakham SBT agar dapat memperoleh lebih banyak kesempatan bermain. Sebelumnya, di klub lamanya, ia hanya bermain selama 25 menit di Thai League 1.
Bagaimana penampilan Ronaldo Kwateh saat bermain untuk Muangthong United?
Ronaldo hanya bermain satu kali di liga, dan sering kali namanya tidak tercantum dalam daftar pemain. Kurangnya kontribusi yang ditunjukkan menjadi alasan utama mengapa ia dipinjamkan ke klub lain.
Apakah Ronaldo Kwateh masih terikat kontrak dengan Muangthong United?
Ronaldo Kwateh masih terikat kontrak dengan Muangthong United sampai 30 Juni 2025, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Transfermarkt.
Apa kesempatan Mahasarakham SBT untuk melakukan promosi ke Thai League 1?
Mahasarakham SBT saat ini menempati posisi keempat dalam Liga 2 Thailand. Tim ini memiliki kesempatan yang sangat baik untuk naik ke liga yang lebih tinggi, asalkan mereka dapat mempertahankan performa yang konsisten sampai akhir musim.