Pascal Struijk Heran Orang Indonesia Ada yang Menyadari Dirinya Pemain Keturunan: Mereka Tahu dari Mana?
Pascal Struijk, pemain berdarah Indonesia yang membantu Leeds promosi ke Premier League. PSSI telah lama mengincar Pascal Struijk, yaitu sejak tahun 2023.
Dalam beberapa hari terakhir, tidak ada nama yang lebih mencolok perhatian daripada Pascal Struijk. Ia menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan penggemar Timnas Indonesia. Baru-baru ini, Pascal Struijk berhasil menciptakan momen bersejarah dengan membantu Leeds United meraih promosi ke Premier League 2025/2026. Kemenangan luar biasa ini dicapai pada tanggal 20 April lalu, ketika mereka menghancurkan Stoke City dengan skor 6-0. Hasil yang sangat mengesankan ini semakin memperkuat posisi Leeds United di puncak klasemen sementara Championship 2024/2025 dengan total 94 poin, meskipun masih ada beberapa pertandingan tersisa.
Kesabaran yang ditunjukkan oleh Pascal Struijk akhirnya membuahkan hasil yang manis. Sejak bergabung dengan tim senior pada tahun 2018, ia harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kesempatan bermain yang cukup. Namun, seiring berjalannya waktu, bek tengah berusia 25 tahun ini perlahan-lahan berkembang menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad utama pelatih Daniel Farke. Dengan dedikasi dan kerja kerasnya, Struijk kini menjadi sosok yang tak tergantikan di tim, dan prestasinya tentu akan terus dikenang oleh para penggemar.
Darah Indonesia
Bakat luar biasa yang dimiliki oleh pemain tersebut membuat namanya sering diasosiasikan dengan rencana naturalisasi PSSI untuk sejumlah pemain keturunan. Skuad Garuda saat ini aktif mencari pemain-pemain keturunan yang berbakat untuk meningkatkan peluang mereka dalam menembus Piala Dunia 2026.
Pada bulan Juni mendatang, tepatnya pada tanggal 5 dan 10, Indonesia akan menjalani pertandingan lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan China dan Jepang. PSSI menargetkan untuk meraih enam poin dari dua laga terakhir di Grup C agar tetap memiliki peluang lolos langsung sebagai runner-up. Namun, hal tersebut bukanlah tugas yang mudah, mengingat China dan Jepang akan berusaha keras untuk menghalangi langkah Indonesia. Oleh karena itu, PSSI terus berupaya merekrut pemain-pemain keturunan berkualitas tinggi demi mewujudkan misi yang sangat penting ini.
Sudah Menjadi Target Sejak Lama
PSSI telah lama menaruh minat kepada Pascal Struijk, tepatnya sejak tahun 2023. Namun, pada waktu itu, Struijk tidak menunjukkan ketertarikan untuk bergabung karena masih ingin memperkuat Timnas Belanda. Meskipun demikian, PSSI tidak menyerah dalam usaha mereka.
Baru-baru ini, pendekatan kembali dilakukan oleh pelatih Patrick Kluivert. Keduanya bertemu setelah pertandingan antara Oxford United dan Leeds United pada hari Jumat, 18 April lalu. Kluivert sedang menjajaki peluang bagi mantan pemain Akademi Ajax tersebut untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Mereka Tahu dari Mana?
Pascal merasa bingung mengapa orang Indonesia menyadari bahwa dia memiliki keturunan dari negeri tersebut. Melihat ke belakang, dia menyadari bahwa darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya berasal dari kakek dan neneknya, yang lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999. Kakek dan neneknya telah pindah ke Belgia sejak lama, ketika Indonesia masih dikenal dengan nama Hindia Belanda.
PSSI tentunya sedang melakukan pencarian terhadap jejak sejarah dan dokumen yang berkaitan dengan asal usul kakek dan nenek Pascal Struijk. "Kakek dan nenek saya meninggalkan Hindia Belanda, jadi memang saya punya koneksi dengan Indonesia. Orang-orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya punya roots Indonesia, tapi saya heran mereka tahu dari mana," ujarnya pada tahun 2020.