Mengecewakan, Mason Mount Masih Jadi Beban di Man United
Musim Ini diprediksi jadi tantangan berat bagi sejumlah pemain Man United. Namun, Louis Saha menilai bahwa Mason Mount adalah pemain yang paling mengecewakan.
Musim 2024/2025 menjadi tantangan berat bagi banyak pemain Manchester United. Namun, Louis Saha menilai bahwa Mason Mount adalah pemain yang paling mengecewakan. Pemain ini dibeli dari Chelsea dengan harga yang cukup tinggi dan harapan yang besar. Sayangnya, penampilannya belum memenuhi ekspektasi yang ada. Cedera yang sering mengganggu membuat kontribusinya menjadi sangat minim. Pemain berusia 26 tahun ini bergabung dengan Manchester United dengan nilai transfer mencapai 55 juta pounds (sekitar Rp1,1 triliun).
Ia sebelumnya pernah bersinar bersama The Blues dan menjadi pilihan utama di timnas Inggris. Namun, setelah pindah ke Manchester United, performanya mengalami penurunan yang signifikan. Ia bahkan belum mencetak gol lebih dari satu tahun. Mount hanya mampu tampil dalam 14 pertandingan liga pada musim lalu, dan musim ini pun ia belum berhasil melampaui jumlah tersebut.
Harapan yang besar, tetapi hasil yang kurang
Mason Mount tiba di Old Trafford dengan membawa nama besar. Di Chelsea, ia telah mencapai berbagai prestasi, termasuk meraih gelar Liga Champions. Namun, hingga saat ini, kepindahannya ke Manchester United belum memberikan hasil yang diharapkan. Louis Saha menyatakan kekecewaannya terhadap performa Mount yang belum memenuhi harapan. “
Untuk saya, itu pasti Mason Mount,” ungkap Saha kepada Mega Dice ketika ditanya tentang pemain yang paling mengecewakan.
“Dia cedera sepanjang musim. Saya yakin dia bekerja keras, tapi itu memang sulit. Banyak harapan yang disematkan padanya, tapi kenyataannya tidak berjalan sesuai ekspektasi.”
Harus bangkit
Louis Saha menyatakan bahwa ia memahami situasi yang dihadapi oleh Mason Mount, karena ia pernah mengalami pengalaman serupa dalam kariernya. Saha berpendapat bahwa Mount harus menemukan kembali kepercayaan diri dan gaya permainan aslinya.
"Saat saya absen karena cedera, saya bersaing dengan pemain-pemain seperti Ronaldo, Giggs, Tevez, Van Nistelrooy, dan lainnya yang tampil luar biasa. Kompetisinya sangat ketat, tapi tekanan itu hanya tertuju pada diri saya sendiri," ungkap Saha.
Ia menambahkan, "Perjuangan saya setelah cedera adalah mencoba menyamai level mereka. Jika tidak, saya hanya akan duduk di bangku cadangan. Itu benar-benar sulit." Menurutnya, Mason perlu tetap tenang dalam menghadapi situasi ini. "Dia perlu belajar dari situasi ini dan tetap percaya diri karena dia adalah pemain yang sangat berbakat," tutupnya. Sumber: Metro