MU Mau Cuci Gudang: Jual 5 Pemain, termasuk Bruno Fernandes dan Mason Mount
Manchester United dilaporkan akan melakukan perubahan signifikan dalam skuadnya saat bursa transfer musim panas tiba.
Manchester United dikabarkan sedang merencanakan perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas 2026. Untuk mendanai proyek pembangunan ulang skuad, manajemen Setan Merah dilaporkan akan memasukkan lima nama besar ke dalam daftar jual, termasuk gelandang yang didatangkan dengan harapan tinggi, Mason Mount.
Menurut laporan Manchester Evening News pada Kamis (26/2/2026), tim asal Manchester tersebut tengah menyusun strategi untuk mengumpulkan dana segar dalam jumlah yang signifikan.
Mount menjadi salah satu pemain senior yang akan diperbolehkan mencari klub baru jika ada tawaran yang sesuai. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat ia baru bergabung dalam waktu yang relatif singkat dan sempat dianggap sebagai bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.
Lepas Rashford dan Hojlund
Selain Mount, ada dua pemain lainnya yang saat ini tengah dalam status peminjaman dan juga masuk dalam daftar jual permanen. Mereka adalah Marcus Rashford, yang saat ini dipinjamkan ke Barcelona, serta Rasmus Hojlund yang bermain untuk Napoli.
Keduanya dilaporkan tidak termasuk dalam rencana utama Manchester United (MU) untuk musim depan. MU dikabarkan bersedia melepaskan kedua pemain tersebut secara permanen jika negosiasi berjalan sesuai harapan klub.
Situasi Marcus Rashford menjadi sorotan utama. Sebagai produk akademi klub, ia pernah menjadi ikon lini depan dan simbol regenerasi MU. Namun, penurunan performa yang inkonsisten serta dinamika internal di klub membuat masa depannya di Old Trafford semakin tidak pasti.
Menurut laporan, Barcelona sudah mulai membuat kemajuan dalam pembicaraan transfer, dengan kemungkinan nilai transfer yang lebih rendah dibandingkan harga tertingginya beberapa musim lalu. Hal ini menunjukkan bahwa masa depan Rashford di klub Spanyol tersebut mungkin semakin dekat.
Paling Mengejutkan
Sementara itu, Hojlund yang sebelumnya diharapkan menjadi solusi jangka panjang di lini serang juga belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Masa peminjamannya di Serie A dianggap sebagai kesempatan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan konsistensi, tetapi United tampaknya bersiap untuk mengambil keputusan tegas demi stabilitas finansial.
Yang lebih mengejutkan, manajemen juga membuka kemungkinan untuk menerima tawaran bagi kapten tim, Bruno Fernandes. Gelandang asal Portugal tersebut selama ini berfungsi sebagai motor permainan dan merupakan salah satu pemain paling konsisten dalam beberapa musim terakhir. Namun, jika ada tawaran besar yang datang, United dikabarkan tidak akan menutup pintu untuk negosiasi.
Nama kelima dalam daftar tersebut adalah striker muda Joshua Zirkzee. Meskipun masih memiliki potensi untuk berkembang, klub disebut sedang mempertimbangkan semua opsi yang dapat membantu mereka mencapai target finansial yang telah ditetapkan.
Target 170 Juta Poundsterling
Manchester United (MU) menargetkan untuk mendapatkan lebih dari 170 juta poundsterling dari penjualan pemain-pemainnya.
Dana yang diperoleh dari penjualan ini akan digunakan untuk membangun kembali skuad agar dapat bersaing lebih kompetitif baik di level domestik maupun Eropa. Tekanan untuk kembali bersaing di papan atas Premier League, serta untuk tampil konsisten di kompetisi antarklub Eropa, membuat manajemen klub perlu mengambil langkah-langkah strategis yang tepat.
Perombakan skuad ini menandai fase penting dalam proses transisi klub. Setelah beberapa musim yang ditandai dengan inkonsistensi
, MU menyadari perlunya membuat keputusan tegas meskipun harus mengorbankan beberapa nama besar. Musim panas mendatang diprediksi akan menjadi salah satu periode transfer yang paling krusial dalam sejarah modern klub. Seperti yang dilaporkan oleh Manchester Evening News, langkah ini diharapkan dapat membawa MU kembali ke jalur kemenangan dan kesuksesan.