Makna Design Gaun Pengantin Pernikahan Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho
Pernikahan Rizky Ridho, penggawa Timnas Indonesia, dengan Sendy Aulia menyimpan cerita yang menarik dan penuh keunikan.
Pernikahan Rizky Ridho, penggawa Timnas Indonesia, dan Sendy Aulia menyimpan cerita yang menarik. Gaun pengantin yang dikenakan oleh Sendy memiliki makna yang dalam bagi Ridho, yang berusia 23 tahun. Gaun berwarna tosca yang dipakai saat acara panggih dan resepsi dihias dengan payet berbentuk jaring gawang, yang melambangkan tujuan hidupnya untuk meminang istri tercinta.
Sementara itu, gaun merah yang dikenakan saat acara temu manten adat Jawa dilengkapi dengan sentuhan sayap garuda di bagian ekor. Hal ini menunjukkan bahwa kapten Persija Jakarta ini tidak hanya memiliki lambang Garuda di dadanya, tetapi juga dalam kehidupannya.
Desainer Catherine Wong dari Anarav Label menyatakan bahwa pasangan bahagia tersebut mengusung konsep yang sederhana. Namun, karena popularitas Ridho yang sedang meningkat, ia ingin agar pernikahan mereka meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu undangan.
"Awalnya konsepnya itu netral, inginnya warna navy dan merah. Namun, kami merasa Ridho merupakan seorang bintang dan kariernya sedang melejit. Kami ingin dia dipandang dengan baju tidak biasa. Kalau bisa menciptakan tren," ungkapnya.
Mutiara dan Kristal Swarovski
Kedua gaun yang dikenakan oleh Sendy Aulia memiliki perbedaan signifikan dalam bobot. Gaun merah dengan sayap Garuda jauh lebih ringan dibandingkan gaun tosca, yang membutuhkan dua orang untuk mengangkatnya. Catherine memang menambahkan ratusan kristal untuk menciptakan gaun slim tersebut, dengan tujuan agar setiap orang yang melihatnya merasakan kesan anggun, mewah, dan elegan dari istri Rizky Ridho.
"Kami pakai satin Italia untuk bahannya, sama ada tambahan-tambahan kristal. Tapi kalau ini kami memang buat satu-satu, pakai banyak kristal Swarovski sama Mutiara yang membentuk jaring gawang," ungkapnya. "Untuk cape-nya kami pakai satin liquid. Habis itu ada daches dan kain organza plus batu-batuan untuk dipasangkan ke layer V." Menurutnya, "Kalau cape ini kami bikin sambung ke bagian ekor sama bagian selendang. Itu menyambung ke bagian tangan sisi belakang, jadi bentuknya agak oval," sambung wanita asli Surabaya tersebut.
Proses pembuatan gaun sering kali menghadapi berbagai tantangan
Seorang perempuan berusia 35 tahun tidak mengalami kesulitan yang berarti saat merancang gaun untuk Sendy Aulia. Dengan pengalaman 14 tahun di industri fashion designer, ia telah menguasai berbagai teknik yang diperlukan. Namun, tantangan terbesar justru muncul ketika ia harus menyempurnakan attire untuk Rizky Ridho. Sebagai seorang pesepak bola, Rizky memiliki struktur otot di bagian kaki yang berbeda dibandingkan dengan pria dewasa pada umumnya.
"PR-nya tuh di celana karena kalau pemain bola ini otot kakinya besar, otot paha dan otot betisnya. Apalagi kami mau bikin celana slim-fit, takutnya malah enggak bisa masuk. That's why, kami fitting bolak-balik mas Rizky Ridho untuk celananya," ujarnya.
Proses fitting menjadi sangat penting untuk memastikan celana tersebut dapat dikenakan dengan nyaman tanpa mengorbankan gaya. Setiap detail dalam desain harus diperhatikan agar hasil akhirnya sesuai harapan.
Berlangganan pemain Timnas Indonesia
Catherine Wong sebenarnya sudah lama berkecimpung dalam industri fashion designer. Namun, perkenalannya dengan para pesepak bola dimulai sekitar enam hingga tujuh tahun yang lalu ketika Hansamu Yama akan menikah. Sejak saat itu, banyak pemain sepak bola yang memilih Anarav Label sebagai tempat untuk mendapatkan baju dan gaun pengantin.
Di antara mereka yang menggunakan jasanya adalah Evan Dimas, Andik Vermansyah, Satria Tama, dan Rizky Ridho.
"Mungkin mereka melihat kami memiliki track record yang bagus. Terus after service kami juga masih berhubungan dengan baik. Bahkan sampai hari ini kami juga masih menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan mas Hansamu," tuturnya.
Perjalanan Catherine di dunia fashion tidak terlepas dari ketertarikan dan dedikasinya yang tinggi. Melalui Anarav Label, ia berhasil menciptakan berbagai desain yang diminati oleh banyak kalangan, termasuk atlet sepak bola.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan pelayanan yang diberikan mampu membangun kepercayaan di antara kliennya. Dengan menjaga hubungan baik, Catherine tidak hanya menciptakan produk yang memuaskan tetapi juga membangun jaringan yang solid di industri ini.
Rizky Ridho
Catherine Wong merasa bahagia dapat berkontribusi dalam membantu para pemain sepak bola untuk mewujudkan pernikahan yang mereka impikan. Menurutnya, setiap pemain yang mempercayakan pakaian kepada Anarav Label memiliki karakter yang unik. Meskipun demikian, ia merasa terkesan dengan Rizky Ridho. Hal ini karena tidak banyak atlet sepak bola yang sangat memperhatikan penampilan serta bersedia berdiskusi untuk menciptakan pakaian impian mereka.
"Rizky Ridho bisa dibilang yang paling stylist. Kalau lainnya cuma bilang oh iya atau terserah cece aja bagaimana baiknya. Namun, sebagai desainer juga mau klien punya keinginannya. Nah kalau Ridho ini langsung dari awal itu sudah request," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Rizky Ridho memiliki perhatian khusus terhadap detail. "Payetnya jangan terlalu banyak, beskap misalnya ukurannya enggak nyaman dia akan ngomong juga. Dasi panjang dan pendek untuk jasnya benar-benar dipikirkan. Jadi merasa seru banget karena saling timbal balik," tutup Catherine.