Ini yang Dilakukan PSS Sleman Demi Terhindar dari Zona Degradasi, Terseok-seok di BRI Liga 1
Menjelang pertandingan yang akan datang, dokter tim PSS, Lutfi Afifuddin, memberikan informasi terbaru mengenai kondisi dua pemain yang mengalami cedera.
PSS Sleman akan bertanding melawan Barito Putera dalam kelanjutan BRI Liga 1 2024/2025. Pertandingan yang merupakan pekan ke-25 tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Manahan, yang terletak di Kota Solo, Jawa Tengah, pada hari Senin malam, tanggal 3 Maret 2025, waktu WIB.
Menjelang pertandingan tersebut, dokter tim PSS, Lutfi Afifuddin, memberikan informasi terbaru mengenai kondisi dua pemain yang tengah mengalami cedera. Kedua pemain tersebut adalah Phil Ofusu Ayeh dan Wahyudi Hamisi.
"Phil harus absen di laga kemarin karena dia masih mengalami masalah di ankle kanannya. Hal ini ia dapat dari sesi latihan yang kami jalani," katanya.
"Saat ini kami mencoba untuk mendorong dia pada sesi treatment bersama fisioterapi supaya besok bisa langsung bergabung latihan bersama tim," sambung Lutfi.
Terjadi Benturan pada Kepala
Karena cedera yang dialaminya, Phil terpaksa tidak dapat mengikuti pertandingan melawan Malut United yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, pada hari Minggu, 23 Februari 2025. Dalam pertandingan tersebut, PSS harus menerima kekalahan dengan skor 0-1.
Sementara itu, cedera yang dialami oleh Wahyudi Hamisi terjadi saat tim tandang ke markas Malut United. Ia mengalami benturan kepala dengan gelandang Malut United, Manahati Lestusen. Mengenai kondisi Wahyudi Hamisi, Lutfi Afifuddin menjelaskan, "Mengenai Wahyudi Hamisi yang mengalami benturan kepala saat menghadapi Malut United kondisinya sudah membaik. Dia mendapat lima jahitan di kepala."
Lutfi menambahkan, "Puji syukur juga tidak ada tanda cedera kepala yang dia rasakan seperti mual, muntah, nyeri kepala hebat, atau pingsan. Jadi Hamisi sudah bisa dicoba untuk latihan bersama tim."
Situasi Berisiko
Manajemen tim yang dikenal dengan nama Super Elang Jawa sangat berharap bahwa melalui proses pemulihan yang terencana, para pemain dapat segera kembali bermain di lapangan. Kehadiran mereka sangat penting untuk sisa kompetisi musim ini, mengingat kondisi tim saat ini yang masih kesulitan di BRI Liga 1.
Tim Elang Jawa mengalami lima kekalahan berturut-turut di liga tertinggi Indonesia, yang berdampak negatif terhadap posisi mereka. Akibatnya, pasukan Pieter Huistra terperosok ke zona degradasi, dan saat ini PSS berada di peringkat ke-17 dengan total 19 poin. Mereka mencatatkan enam kemenangan, empat hasil imbang, dan 14 kekalahan sepanjang musim ini.