Gara-Gara Bilang 'Melompat Seperti Monyet' Jose Mouriho Dianggap Rasis di Liga Turki
Didier Drogba, mantan penyerang Chelsea, membela Jose Mourinho yang dituduh mengeluarkan pernyataan rasis.
Mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba, memberikan dukungan kepada mantan pelatihnya, Jose Mourinho, yang saat ini tengah menghadapi tuduhan terkait pernyataan rasis dalam pertandingan sengit antara Galatasaray dan Fenerbahce di Liga Super Turki. Tuduhan tersebut muncul setelah Mourinho, yang sekarang melatih Fenerbahce, mengeluarkan komentar yang menuai kontroversi setelah pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol pada Selasa (25/2/2025) dini hari WIB.
Dalam sebuah konferensi pers, Mourinho mengungkapkan bahwa bangku cadangan tim tuan rumah "melompat seperti monyet," sebuah ungkapan yang segera mendapatkan reaksi keras dari pihak Galatasaray. Pernyataan ini tidak hanya memicu kemarahan, tetapi juga menimbulkan perdebatan luas mengenai isu rasisme dalam dunia sepak bola. Drogba, yang mengenal Mourinho dengan baik, merasa perlu untuk meluruskan situasi ini dan berharap agar semua pihak dapat melihat konteks dari pernyataan tersebut.
Drogba memberikan pembelaan
Didier Drogba, yang pernah bermain untuk Galatasaray pada musim 2013-2014 dan berhasil mencetak 20 gol dari 53 pertandingan, menegaskan bahwa pelatih Jose Mourinho tidak memiliki sifat rasis. Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Drogba, yang merupakan mantan kapten Timnas Pantai Gading, menyatakan bahwa ia telah mengenal Mourinho selama 25 tahun dan yakin bahwa pelatih asal Portugal tersebut tidak bersikap rasis.
“Kita semua tahu betapa panasnya rivalitas dalam sepak bola, dan saya beruntung bisa mengalaminya,” tulis Drogba. Ia juga menambahkan, “Saya melihat banyak komentar tentang Jose Mourinho. Percayalah, saya telah mengenalnya selama 25 tahun dan dia bukan seorang rasis. Sejarah, baik yang lama maupun yang baru, membuktikan hal itu. Bagaimana mungkin 'Ayah' saya adalah seorang rasis? Ayolah, teman-teman.” Pernyataan ini menunjukkan dukungan Drogba terhadap Mourinho dan menggambarkan kedalaman hubungan mereka selama bertahun-tahun.
Jose Mourinho bergabung dengan Fenerbahce
Jose Mourinho, pelatih yang sebelumnya pernah menangani klub-klub besar seperti Chelsea, Manchester United, dan Real Madrid, kini resmi menjadi pelatih Fenerbahce sejak bulan Juni 2024 setelah meninggalkan AS Roma. Menjelang pertandingan melawan Galatasaray, Mourinho mengeluarkan kritik terhadap wasit-wasit di Turki dan menyatakan bahwa penggunaan wasit lokal dapat berpotensi menjadi "bencana".
Permintaan dari kedua tim untuk menggunakan wasit asing akhirnya disetujui, dan pertandingan tersebut dipimpin oleh Slavko Vincic yang berasal dari Slovenia. Hingga saat ini, pernyataan Mourinho masih memicu berbagai reaksi di kalangan penggemar sepak bola, di mana pihak Galatasaray tetap berpegang pada pendapat bahwa komentar pelatih tersebut mengandung unsur rasis. Di tengah kontroversi ini, dukungan dari Drogba menjadi salah satu suara yang membela Mourinho.
Sumber: X @didierdrogba