Arsenal Bakal Lakukan Guard of Honour saat Lawan Liverpool di Anfield Meski Banyak Kritik
Arsenal tetap memberikan Guard of Honour kepada Liverpool meskipun ada kritik yang dilontarkan oleh beberapa pihak.
Arsenal telah membuat keputusan mengenai kemungkinan memberikan guard of honour kepada Liverpool di Anfield pada akhir pekan ini. Upacara penghormatan tersebut sebelumnya telah dilakukan oleh Liverpool ketika mereka pertama kali dinyatakan sebagai juara Premier League musim ini di Stamford Bridge, di mana para pemain Chelsea memberikan tepuk tangan sebagai sambutan.
Tradisi yang telah ada sejak lama dalam sepak bola Inggris ini dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap tim juara dan kini sudah menjadi praktik umum. Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan ketertarikan terhadap tradisi ini, menyebutnya sebagai salah satu aspek budaya yang membuatnya terkesan dengan lingkungan barunya.
Namun, di sisi lain, guard of honour juga mendapatkan kritik dari berbagai kalangan. Salah satu kritik datang dari mantan striker Watford, Troy Deeney, yang secara terbuka meminta Arsenal untuk tidak memberikan penghormatan tersebut saat mereka bertandang ke Anfield pada hari Minggu (11-5-2025). Kritik serupa juga disampaikan oleh para pundit seperti Peter Crouch dan Rio Ferdinand dalam sebuah segmen di TNT Sports, yang menyebut tradisi itu sebagai sesuatu yang "memalukan".
Arsenal tetap menghormati Liverpool
Meskipun memberikan penghormatan berupa guard of honour bukanlah sebuah kewajiban—tidak ada regulasi di Premier League yang mengharuskan klub melakukannya—Arsenal dilaporkan tetap akan memberikan penghormatan kepada Liverpool, seperti yang diberitakan oleh Daily Mail.
Dengan keputusan ini, tim yang dilatih oleh Mikel Arteta memilih untuk mengabaikan saran dari Deeney dan akan tetap memberikan tepuk tangan saat The Reds memasuki lapangan pada pertandingan yang dijadwalkan pada hari Minggu mendatang.
Ini bukanlah pertama kalinya Arsenal menghadapi situasi serupa. Ketika Liverpool terakhir kali meraih gelar liga lima tahun yang lalu, terdapat tujuh tim yang memberikan guard of honour, termasuk Arsenal.
Bahkan, dalam momen yang lebih berkesan pada tahun 2013, Arsenal dengan enggan menyambut kembali Robin van Persie—yang saat itu telah bergabung dengan Manchester United—ke Emirates setelah ia berhasil meraih gelar liga bersama Setan Merah.
Arsenal tidak ingin terlibat dalam kontroversi
Meskipun peluang Arsenal untuk meraih gelar liga telah sirna dan mereka harus puas menjadi "runner-up" untuk ketiga kalinya berturut-turut, tim ini masih memiliki kesempatan di Liga Champions.
Arsenal akan bertanding melawan Paris Saint-Germain dalam leg kedua semifinal di Paris, berusaha untuk membalikkan kekalahan 0-1 yang mereka alami di leg pertama agar dapat melaju ke final, yang dijadwalkan berlangsung di Munich melawan Inter Milan pada Minggu dini hari WIB (1-6-2025).
Pada minggu lalu, Rangers menolak untuk memberikan guard of honour kepada Celtic sebelum pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun, mengingat adanya ketegangan sejarah, agama, dan politik antara kedua klub Glasgow tersebut, situasinya menjadi sangat berbeda.
Arsenal tampaknya juga ingin menghindari kontroversi yang pernah dialami Bernardo Silva lima tahun lalu, saat ia memilih duduk santai sambil menikmati kopi daripada berdiri untuk menghormati Liverpool.
Sumber: Give Me Sport