Ada Perpecahan di Internal Ducati?
Bagnaia merasa bingung dan tidak dapat memberikan penjelasan mengenai penampilannya yang sangat mengecewakan di MotoGP Austria.
Selama akhir pekan MotoGP Austria 2025 yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Pecco Bagnaia menunjukkan performa yang mengesankan. Namun, masalah pada ban membuatnya mengalami kesulitan saat Sprint Race pada hari Sabtu (16/08/2025).
Meskipun demikian, Marc Marquez, rekan satu timnya di Ducati dan pemenang Sprint Race, tetap menganggap Bagnaia sebagai ancaman serius untuk balapan utama yang dijadwalkan pada hari Minggu (17/08/2025).
Bagnaia memulai Main Race dengan baik dan sempat bersaing di posisi kedua melawan Marc Marquez. Namun, ia dengan cepat kehilangan kecepatan dan performanya menurun drastis. Setelah 28 putaran, ia hanya mampu finis di posisi kedelapan, terpaut 12,4 detik dari Marc Marquez yang berhasil meraih kemenangan.
Bagnaia merasa bingung dan tidak dapat memberikan penjelasan mengenai penampilannya yang sangat mengecewakan di MotoGP Austria, di mana ia telah meraih kemenangan dalam tiga edisi sebelumnya.
Kecemasan Ducati
Petinggi Ducati tampaknya mulai merasa tidak nyaman dengan performa Pecco Bagnaia yang kurang memuaskan, terutama jika dibandingkan dengan Marc Marquez yang kini memimpin klasemen. Setelah Main Race MotoGP Austria 2025, Gigi Dall'Igna, bos Ducati, secara terbuka mengkritik penampilan anak didik Valentino Rossi tersebut.
"Setiap balapan yang berlalu adalah kesempatan yang terbuang untuk memperbaiki diri. Pecco memiliki akhir pekan yang baik selama semua sesi latihan," ungkap Dall'Igna. Ia juga menambahkan, "Saat Sprint Race, dia mengalami masalah yang harus kita analisis, tetapi penampilannya pada Main Race jelas mengecewakan."
Pecco Bagnaia Tunggu Respons Ducati
Pada kesempatan yang berbeda, Pecco Bagnaia menantikan tanggapan dari Ducati mengenai analisis terkait buruknya performa juara dunia MotoGP dua kali tersebut.
"Saya tidak tahu, sejujurnya, apa yang terjadi. Saya mulai dengan baik, bahkan lebih baik, tapi saya lebih lambat dari pembalap-pembalap di depan saya," ungkap Pecco Bagnaia kepada TNT Sports.
Ia juga menambahkan, "Saya sudah memeriksa data saya dari tahun lalu, waktu jarak tempuh balapan. Tahun lalu saya 12 detik lebih cepat dan seharusnya bisa memenangkan balapan. Saya benar-benar merasa aneh sekarang. Sulit juga untuk menjelaskan," jelasnya. Saat ini, Pecco Bagnaia memiliki kesempatan untuk segera bangkit dari situasi ini, karena seri berikutnya akan diadakan di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, pada akhir pekan ini.
Sumber: Crash