Untuk Masa Depan, Jirayut Beli Kebun Karet di Kampung Halaman
Tanpa ragu, Jirayut memutuskan untuk membeli kebun itu meskipun ia enggan mengungkapkan di mana letaknya.
Jirayut mulai merencanakan masa depannya di tengah kesuksesan karir yang sedang meningkat. Ia memutuskan untuk menginvestasikan sebagian dari pendapatannya dengan membeli sebidang tanah di kampung halamannya di Thailand.
Ide untuk berinvestasi di sektor perkebunan muncul dari saran sang kakak. Dukungan dari keluarga membuatnya termotivasi untuk mengelola hasil kerja kerasnya di industri hiburan sebagai persiapan untuk masa depan.
"Aku pingin punya kebun kelapa sawit. Sekarang karet, sapi udah ditebas. Jadi nanti mau dijadikan kelapa sawit," ujar Jirayut di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
"Itu sebenarnya abang. Aku belum kepikiran pengen punya kebun. Jadi abang aku selalu bilang, mending uang kamu buat beli kebun buat masa depan kamu. Kita nggak tau ya karirnya mau sampai kapan," tambahnya.
Jirayut menunjukkan bahwa investasi ini adalah langkah cerdas untuk memastikan kestabilan di masa depan, mengingat ketidakpastian dalam dunia hiburan.
Dengarkan Nasihat Kakak
Jirayut menganggap saran dari kakaknya sangat logis, mengingat tidak ada kepastian bahwa ia akan selalu berkarir di dunia hiburan. Ia menyadari betapa pentingnya memiliki sumber pendapatan yang dapat mendukung kehidupannya di masa depan.
“Kalau lancar terus juga alhamdulillah, kalau nggak ya kamu setidaknya masih punya penghasilan. Jadi aku bilang, oh iya benar juga ya kata abang. Ya sudah berarti aku bergegas langsung ya,” jelasnya.
Dengan pemikiran tersebut, Jirayut pun memutuskan untuk segera mengambil langkah yang tepat demi masa depannya.
Jirahut Beli Kebun
Tanpa keraguan, Jirayut memutuskan untuk membeli kebun tersebut, meskipun ia enggan untuk mengungkapkan lokasi secara rinci. Ia menegaskan bahwa kebun itu memiliki status legal dan terdaftar atas namanya sendiri.
“Pokoknya ada lah di berita. Iya kalau beli yang memang benar beli. Karena itu buat ke depannya,” ujar Jirayut. Pernyataan tersebut menunjukkan komitmennya terhadap investasi yang dilakukan, meskipun ia memilih untuk menjaga beberapa informasi tetap rahasia. Jirayut percaya bahwa langkah ini akan memberikan manfaat di masa mendatang.
Biaya yang Terjangkau
Jirayut mengungkapkan bahwa harga kebun yang ia beli tidak tergolong mahal. Ia merasa beruntung karena berhasil mendapatkan harga yang terjangkau untuk sebuah investasi jangka panjang.
Ia menyatakan, "Murah, nggak mahal-mahal banget sih. 500 ribu baht. 500 ribu," menegaskan bahwa investasi tersebut memberikan nilai yang baik. Dengan harga yang relatif rendah, Jirayut optimis bahwa kebun tersebut akan memberikan keuntungan di masa depan.