Tak Gengsi, Nunung Mohon-mohon Agar Bisa Jadi Bintang Tamu di TV Demi Dapat Penghasilan - Uangnya Buat Beli Obat
Nunung bercerita tentang kondisi keuangannya yang terus merosot.
Kondisi perekonomian Nunung tak stabil usai dirinya jarang muncul di TV. Pernah suatu ketika saat ia tak miliki uang sama sekali dan harus membeli obat, wanita berusia 61 tahun itu memohon kepada karyawan TV untuk mengundangnya menjadi bintang tamu.
Pemilik nama asli Tri Retno Prayudati itu tak gengsi meminta pekerjaan lantaran memang kondisi keuangannya yang merosot drastis. Di samping itu, kondisi kesehatan Nunung juga sedang menurun sehingga ia harus secara rutin mengonsumsi obat-obatan yang hartanya terbilang tak murah.
Saat menjadi bintang tamu di Podcast Deddy Corbuzier, wanita kelahiran Surakarta, 5 April 19963 itu bercerita tentang kondisi keuangannya yang memprihatinkan. Deddy yang mendengar kisah Nunung sama sekali tak menyangka jika kehidupannya sebagai artis jauh dari kata sejahtera.
Mohon Jadi Bintang Tamu di TV
Siapa sangka jika artis sekaliber Nunung yang bisa dibilang senior di dunia entertainment rupanya sempat memohon agar tampil menjadi bintang tamu di sebuah acara TV. Nunung melakukan hal itu karena ia butuh uang untuk membeli obat. Diketahui bahwa Nunung menderita beberap penyakit di antaranya asam urat dan panic attack.
"Sampai saya tuh kadang-kadang mohon-mohon ke TV, 'Tolong dong aku bintang tamu dong buat aku beli obat'. Aku jujur sama orang-orang TV. Bulan kemarin tuh aku sama sekali gak bisa beli obat. Saya ngomong ke Vori (salah satu karyawan TV), dikasih dua episode," ungkap Nunung.
Tinggal Ngekost
Yang menjadi sorotan belakangan ini adalah kondisi Nunung ternyata tak miliki rumah di Jakarta. Nunung rupanya tinggal di sebuah kost-kostan bersama suaminya. Sebenarnya, Nunung sudah ngekost sejak tiga tahun lalu. Namun, kabar tersebut baru viral belakangan ini.
"Kalau masalah kost itu bisa jadi viral gede banget, sebenarnya aku ngekost udah tiga tahun. Kost itu karena memang aku didiagnosa kena kanker. Waktu itu masih hidup di apartemen sama anak-anak cucu saya di situ. didiagnosa kena kanker saya down, mental dan psikis saya kena," terang Nunung.
"Saya cuma nangis kayak udah gak ada semangat apa-apa. Anak-anak dan cucu-cucu saya gak enak sama saya. Akhirnya anak-anak pindah ke Solo aja, jadi bisa konsen sama bapak di sini. Semua pulang ke solo anak-anak saya. Tinggal di rumah yang ada di solo. Saya dan suami saya gak mungkin tinggal di apartemen, takut dan sepi kan gak ada mereka," sambungnya.
Semenjak anak-anak pindah ke Solo, Nunung akhirnya mencari kost-kostan. Bersyukurnya sang suami menyetujui keinginan Nunung untuk menetap di tempat yang lebih sederhana.
"Saya tambah sedih gitu loh, akhirnya memutuskan untuk kost karena saya memang periksanya di Jakarta karena sudah ketemunya dokter di Jakarta. Gimana kalau ngekost aja, suami saya ngikut aja. Cari kost-kostan akhirnya ya udah dapet," ungkap Nunung.
"Biar saya punya tempat untuk kontrol. Kebaikan Allah ya saat saya didiagnosa (kanker) itu saya gak ada duit sama sekali dan saya harus operasi. Alhamdulillah teman-teman banyak yang bantu saya. Akhirnya ke cover sampai saya operasi. Ya udah tetap kontrol," sambung dia.