Setelah umrah, Tarra Budiman Mengaku Tak Lagi Meninggalkan Salat Lima Waktu dan Merasakan Banyak Keajaiban di Tanah Suci
Tarra Budiman baru saja melaksanakan umrah pertamanya bersama Gya Sadiqah
Setelah umrah, Tarra Budiman Mengaku Tak Lagi Meninggalkan Salat Lima Waktu dan Merasakan Banyak Keajaiban di Tanah Suci
"Kegiatan kita di Tanah Suci hanya berfokus pada ibadah. Sebelumnya, ibadahku masih tidak teratur. Sekarang, saya sudah berpikir, 'Salat itu sebenarnya tidak memakan waktu lama,'” kata Tarra saat dijumpai di Ragunan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
"Saat umrah, kita dapat tiba satu jam sebelum adzan untuk salat. Jadi, di sini, apakah tidak bisa salat hanya setengah jam lebih awal?" ujar seorang bapak yang memiliki dua anak.
Setelah pulang dari umrah, Tarra bertekad untuk tidak meninggalkan salat lagi. Ia berusaha untuk segera berwudhu setiap kali mendengar adzan dan mengajak kedua anaknya, Kalea dan Kayma, untuk salat bersama.
Selain menjalankan ibadah, Tarra merasakan bahwa perubahan tersebut berdampak pada cara bicaranya. Ia kini lebih berhati-hati dalam berbicara dan berusaha untuk terus meningkatkan dirinya.
"Berbagai perubahan telah terjadi, terutama dalam hal ucapan. Namun, pada akhirnya, saya hanyalah manusia yang memiliki banyak kesalahan," ujarnya.
Tarra berharap suatu saat bisa kembali ke Tanah Suci. Ia ingin membawa kedua anaknya agar mereka dapat melihat Ka'bah secara langsung.
"Banyak keajaiban yang dirasakan selama umrah. Itu yang membuatku yakin, semoga kita bisa kembali lagi," ujarnya.