Cerita Citra Anidya Hapus Banyak Tato dari Badannya, Ternyata Jauh Lebih Sakit
Citra Anidya menceritakan pengalamannya saat menghapus tato di tubuhnya.
Belum lama ini, aktris Citra Anidya menjalani serangkaian prosedur untuk menghilangkan tato yang telah menghiasi tubuhnya. Citra berbagi pengalamannya mengenai proses penghapusan tato yang ternyata lebih menyakitkan dibandingkan saat proses pembuatannya.
Selama menjalani prosedur tersebut, Citra mengungkapkan sempat ditawari anestesi berupa suntikan untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan. Ia merasa pilihan tersebut sangat membantu, mengingat rasa nyeri yang muncul saat penghapusan tato cukup ekstrem.
"Lebih sakit dihapusnya tapi untungnya ditawarkan anestesi dalam bentuk suntik. Jadi kita sama sekali nggak berasa. Mungkin di klinik lain dikasih cream anestesi aja," kata Citra saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Tidak Langsung Lenyap
Citra menjelaskan proses penghapusan tatonya telah selesai. Meskipun hasilnya memuaskan, ia menekankan prosedur ini tidak dapat menghilangkan tato secara instan.
"Bagus banget. Tapi namanya tato dihapus, pigmen kulitnya pasti dipecah dulu, jadi masih ada berbekas. Jadi butuh waktu kulit untuk regenerasi lagi," jelasnya.
Penghapusan tato yang dijalani Citra memerlukan waktu yang cukup lama. Ia menyatakan dalam kasusnya, perawatan dilakukan sebanyak tujuh hingga delapan sesi.
"Mungkin 7-8 kali. Cuma kalau di tempat lain mungkin bisa 10-15 kali," ungkapnya.
Dapat Obat Tambahan
Selain menjalani proses laser, Citra juga perlu mengonsumsi obat-obatan tambahan untuk membantu proses penyembuhan. Ia menyatakan klinik yang merawatnya memberikan resep yang mencakup krim anti iritasi dan obat pereda nyeri.
"Iya dikasih cream anti iritasi, sama kayak obat pain killer," lanjutnya.
Citra telah menghapus total empat tato yang terletak di berbagai bagian tubuh, seperti kaki, perut, dan jari. Namun, untuk tato yang ada di jari, ia memutuskan untuk menunda perawatannya untuk sementara waktu.
"Ada 4, di bagian kaki, di bagian perut juga di bagian jari. Di bagian jari cuma ada beberapa titik, mungkin nanti aja deh, aku istirahat dulu. Tapi udah bagus banget, udah hilang," katanya.
Alasan Hapus Tato
Keputusan Citra untuk menghapus tato diambil karena ia merasa tidak puas dengan hasil akhir gambar yang terukir di kulitnya. Menurutnya, desain yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang didapat.
"Pertama hasilnya tidak sesuai sama yang aku mau. Tadinya tangga nada jadi malah kayak naga," tuturnya.
Pengalaman membuat tato pertamanya justru membuat Citra merasa kapok dan tidak ingin lagi menambah koleksi tato di tubuhnya.
"Nggak sih, ingin dibersihin."