6 Potret Villa Tempat BCL dan Tiko Liburan di Ubud Bali, Suasana Alami dan Asri Bikin Betah Tak Mau Pulang
Dalam unggahan Instagram, BCL membagikan momen tenang bersama Tiko saat liburan di sebuah villa mewah di Bali.
Memulai hari tanpa bunyi alarm, hanya ditemani oleh kicauan burung yang saling bersahutan di antara pepohonan tropis, menjadi sebuah pengalaman berharga yang sulit untuk dilupakan. Inilah suasana yang dirasakan oleh pasangan Bunga Citra Lestari (BCL) dan Tiko Aryawardhana ketika mereka berlibur di Four Seasons Resort Sayan, Ubud—sebuah permata yang tersembunyi di tengah keindahan alam Bali yang masih sangat alami.
Resort ini lebih dari sekadar tempat untuk menginap. Ini merupakan tempat pelarian dari kesibukan sehari-hari, di mana waktu seolah melambat dan ketenangan dapat dirasakan di setiap hembusan napas.
Four Seasons Sayan bukanlah resort biasa. Terletak di antara aliran sungai yang tenang dan hutan tropis yang lebat, tempat ini menawarkan keindahan arsitektur yang menggabungkan nuansa tradisional dengan kenyamanan modern.
Suasana yang damai, udara yang segar, serta desain alami yang harmonis dengan lingkungan sekitar membuat setiap momen di sini terasa begitu istimewa dan menenangkan. Tidak mengherankan jika tempat ini menjadi pilihan banyak pasangan yang mendambakan suasana romantis dan intim dalam pelukan alam.
Dalam unggahan di Instagram-nya, BCL membagikan momen-momen yang penuh ketenangan bersama Tiko. Namun, lebih dari sekadar foto kebersamaan, deretan gambar yang diambil juga menunjukkan betapa istimewanya suasana villa yang mereka huni.
Berikut deskripsi dari setiap sudut villa yang terekam dengan indah dalam enam foto.
"Ketenangan dan keindahan alam menyatu, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan," tulis BCL dalam keterangan fotonya.
Villa 2 Lantai Unik
Villa ini terlihat megah dari jauh, dengan dua lantai dan atap yang terbuat dari alang-alang, mencerminkan keindahan arsitektur Bali. Di lantai atas, terdapat area bersantai terbuka yang dikelilingi oleh pepohonan hijau, seolah-olah melindungi bangunan ini.
Di bawah area bersantai, kolam renang pribadi siap menyambut siapa saja yang ingin menikmati ketenangan. Sementara itu, sofa rotan dan area duduk kayu menambah kesan hangat dan nyaman, menciptakan suasana rumah tropis yang ideal untuk bersantai.
Ruang Terintegrasi dengan Alam
Melalui pintu kaca besar yang terbuka, suasana di dalam kamar terlihat sangat tenang dan mengundang. Di tengah ruangan, terdapat ranjang dengan kelambu putih yang berdiri anggun, menambah kesan romantis dan privat.
Sinar matahari perlahan-lahan masuk melalui celah daun di luar, menerangi lantai kayu dan menciptakan bayangan-bayangan yang menenangkan. Pemandangan hijau yang terlihat dari jendela seolah menjadi lukisan hidup yang menemani suasana pagi.
Balkon Dipenuhi Suasana Hangat
Gambar ini menunjukkan tampak luar villa yang diambil dari bawah, menampilkan balkon kayu yang sederhana namun terlihat elegan. Dikelilingi oleh pepohonan tropis dan palem yang menjulang tinggi, balkon ini menjadi lokasi yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi di pagi hari sambil merasakan suasana hutan yang tenang.
Sentuhan desain kayu pada villa ini menciptakan nuansa alami yang autentik, seolah-olah bangunan ini tumbuh dari tanah tempatnya berada. Dengan latar belakang dedaunan hijau yang rimbun, villa ini menawarkan pengalaman bersantai yang harmonis dengan alam. Keberadaan balkon kayu tersebut menambah daya tarik, menjadikannya tempat yang ideal untuk relaksasi di tengah keindahan alam.
Kolam Renang di Pinggir Lembah
Salah satu daya tarik utama dari villa ini adalah kolam renang yang terletak di tepi tebing, menghadap langsung ke hutan tropis yang luas. Di dek kayu, terdapat kursi santai berpayung hijau limau yang tertata rapi, menciptakan suasana ideal untuk berbaring dan menikmati keindahan alam.
Dari lokasi ini, bisa mendengarkan suara angin yang berbisik melalui dedaunan dan aliran sungai yang mengalir jauh di bawah, menciptakan simfoni alami yang menyejukkan jiwa.
Desain Interior Bernilai Seni
Ketika memasuki ruangan, suasana hangat langsung terasa berkat desain interior villa yang memadukan ukiran kayu khas Bali, kain lembut, dan pencahayaan alami. Di tengah ruangan, terdapat ranjang kanopi dengan tirai tipis yang berdiri megah, sementara sofa kayu bergaya klasik terletak tepat di depannya.
Ruangan ini memberikan sensasi seperti pelukan hangat setelah seharian berpetualang, menjadi tempat ideal untuk menghabiskan waktu dengan percakapan dan tawa yang bisa berlangsung berjam-jam tanpa merasa terburu-buru.
Sarapan di Pinggir Kolam Renang
Memulai hari dengan floating breakfast adalah cara yang sangat menawan. BCL dan Tiko merasakan nikmatnya sarapan yang disajikan di atas nampan rotan yang mengapung di dalam kolam.
Beragam hidangan disusun dengan indah, termasuk buah-buahan segar, roti, telur, serta jus tropis. Momen ini bukan hanya sekadar sarapan, melainkan juga sebuah pengalaman yang menyatukan kenikmatan, keindahan, dan keintiman.
Tak ada cara yang lebih indah untuk memulai hari selain dengan floating breakfast. BCL dan Tiko menikmati sajian sarapan di atas nampan rotan yang mengambang di kolam.
Aneka makanan tersaji apik: buah segar, roti, telur, dan jus tropis. Lebih dari sekadar makan pagi, momen ini adalah pengalaman---keseimbangan antara kenikmatan, keindahan, dan keintiman.