6 Potret Tsania Marwa Rilis Buku Perdana, Isinya Curhatan Kerinduan pada Sang Anak
Puisi karya Tsania Marwa mampu menyentuh hati para pembacanya.
Setelah mencapai kesuksesan dalam dunia akting, Tsania Marwa kini memperluas kariernya dengan merilis sebuah buku. Buku yang berjudul Aku dan Sang Purnama ini memuat berbagai curahan hati serta pengalaman hidupnya yang sarat makna.
Dalam unggahannya, artis berusia 34 tahun ini mengungkapkan tidak menyangka 8 tahun penuh air mata bisa menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan karya tulis.
Sejak perceraiannya dengan Atalarik Syach, Tsania Marwa mengalami kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Selama 8 tahun berjuang, bintang sinetron Putri yang Ditukar ini diketahui sudah tidak memperjuangkan hak asuh anaknya.
Dalam buku tersebut, ia menulis puisi yang ditujukan untuk anak-anaknya, yang isinya sangat menyentuh hati. Berdasarkan informasi dari laman Instagramnya, Tsania Marwa merilis buku Aku dan Sang Purnama pada hari ulang tahunnya yang jatuh pada 5 April lalu.
Berikut ini rangkuman Liputan6.com mengenai Tsania Marwa dan peluncuran bukunya yang berisi curahan isi hati, Rabu (16/4).
Setelah 8 tahun Tsania menuangkan perasaannya ke dalam sebuah buku. Kini buku tersebut sudah diterbitkan.
Setiap halaman buku itu menggambarkan kehidupannya melalui kalimat-kalimat yang indah hasil karyanya.
Menulis memberikan Tsania Marwa kesempatan untuk berdamai dengan masa lalunya dan menjadi tempat yang aman untuk mengekspresikan perasaannya.
Tsania Marwa memperoleh banyak dukungan dari masyarakat dalam perjuangannya untuk hak asuh anak.
Puisi ini berasal dari buku Tsania Marwa, yang judulnya mencerminkan kerinduan Tsania terhadap anaknya.
Buku tersebut dirilis pada hari ulang tahunnya. Kebahagiaan terlihat jelas di wajah artis yang memiliki keturunan Indonesia-Arab ini.