6 Potret Kenangan Manis Darius Sinathrya bersama Sang Ayah, Meninggal Tepat di Ulang Tahun ke-40 Sang Anak
Kepergian sang ayah itu bertepatan dengan hari ulang tahun Darius yang ke-40.
Ayah dari Darius Sinathrya, Pudjono Sugiardho Kartoprawiro meninggal dunia pada tanggal 21 Mei 2025. Kepergian sang ayah itu bertepatan dengan hari ulang tahun Darius yang ke-40. Jenazah Pudjono Sugiardho Kartoprawiro telah dimakamkan di Yogyakarta pada pekan ini.
Setelah peristiwa tersebut, Donna Agnesia membagikan momen berharga Darius Sinathrya bersama ayahnya melalui akun Instagram yang terverifikasi. Foto yang diunggah tersebut diambil pada bulan April 2021, ketika keduanya berlibur ke Bandung, Jawa Barat.
Dalam unggahan itu, Donna Agnesia juga memberikan penjelasan singkat mengenai kondisi kesehatan ayah mertuanya dalam beberapa tahun terakhir. Pudjono Sugiardho Kartoprawiro pertama kali mengalami serangan stroke pada tahun 2017, namun berhasil pulih setelahnya.
Sayangnya, pada awal tahun 2025, kondisi kesehatannya mulai menurun. Pada bulan Mei 2025, ia meninggal dunia. Berikut ini 6 potret kenangan Darius Sinathrya dan Pudjono Sugiardho Kartoprawiro. Kami turut berdukacita atas kehilangan ini.
Menikmati Suasana di Pinggir Danau
Darius Sinathra mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru tua, celana jeans yang sudah usang, serta sneaker putih dengan aksen hijau saat berjalan-jalan sambil menggandeng tangan Pudjono Sugiardho Kartoprawiro untuk menikmati pemandangan danau.
Di sampingnya, sang ayah terlihat bugar dan segar, mengenakan celana pendek putih yang dipadukan dengan kaus biru tanpa kerah serta sepatu hitam. Momen kebersamaan antara ayah dan anak ini menunjukkan kehangatan yang kental dalam interaksi mereka.
Foto Tahun 2021
Pada hari Sabtu (24/5/2025), Donna Agnesia membagikan beberapa foto dan video yang mengisahkan kenangan indah. Ia menjelaskan potret tersebut diambil pada bulan April 2021, yaitu empat tahun setelah mertuanya mengalami serangan stroke.
"4 tahun setelah papa mengalami serangan stroke pertama tahun 2017, saat itu kami sangat kagum dengan semangat papa untuk sembuh sehingga bisa jalan kembali & selalu senang jika diajak jalan2," tulis Donna Agnesia.
3 Minggu Dirawat di Rumah Sakit
Di tahun 2025, kesehatan Pudjono Sugiardho Kartoprawiro mengalami banyak perubahan. Terkadang, kondisinya menurun drastis hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Perjuangan melawan rasa sakit yang dialaminya akhirnya berakhir pada bulan Mei 2025.
"Awal tahun 2025 ini kondisi papa menurun sempat dirawat 3 minggu di RS & akhirnya 21 Mei kemarin papa mengakhiri perjuangan melawan sakitnya & memulai perjalanan hidup baru di sisi Allah Bapa," ungkap Donna Agnesia.
Pasrah dengan Takdir Tuhan
Segala usaha telah dilakukan untuk mengembalikan kesehatan Pudjono Sugiardho Kartoprawiro seperti sebelumnya. Namun, kehendak Tuhan berbeda. Pudjono Sugiardho Kartoprawiro pun akhirnya berpulang dengan tenang dan penuh cinta.
"Saat kehilangan kita seringkali merasa harusnya bisa melakukan lebih. Namun tak ada yang bisa melawan takdir Tuhan," tulis Donna Agnesia.
Momen Ulang Tahun yang Pahit
Keberadaan orang tua yang penuh kasih sayang adalah hal yang sangat berharga, dan kehilangan mereka bisa menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan. Hal ini dirasakan Darius Sinathrya ketika ia merayakan ulang tahun ke-40-nya.
Dalam momen yang penuh emosi itu, sang istri, Donna Agnesia, berusaha memberikan semangat kepada Darius dengan kata-kata yang menenangkan.
"Semangat sayang, aku tau apa yang sudah kamu lakukan untuk merawat Papa sejak awal sakitnya. Saking sayangnya Papa sama kamu, beliau ingin terus kamu kenang dengan pergi tepat di Hari Ulang Tahun kamu yang ke-40," ungkapnya.
Selamat Tinggal, Papa
Donna Agnesia percaya bahwa di balik setiap musibah, termasuk kehilangan ayah, selalu ada pelajaran berharga. Ia berusaha menguatkan suaminya, Darius Sinathrya, dalam masa sulit ini. Donna Agnesia mengungkapkan bahwa suaminya telah berjuang semaksimal mungkin untuk kesembuhan Pudjono Sugiardho Kartoprawiro.
"You did your best for papa. Saatnya melanjutkan hidup bersama anak-anak & membuat papa tersenyum bangga di surga. Selamat jalan papa & eyang kami tercinta. Simon Petrus Pudjono Sugiardho Kartoprawiro. You'll be in our heart," tuturnya mengakhiri pernyataan tersebut dengan penuh emosi.