Utang Menumpuk, Produsen Semikonduktor Asal Amerika Wolfspeed Bakal Bangkrut
Kebangkrutan Wolfspeed mengikuti tren kegagalan finansial di sektor energi bersih dan kendaraan listrik.
Wolfspeed, produsen semikonduktor asal North Carolina yang fokus pada kendaraan listrik, mengumumkan kesepakatan restrukturisasi utang senilai lebih dari USD6,5 miliar. Perusahaan akan memangkas beban utangnya lebih dari dua pertiga sebagai bagian dari proses kebangkrutan yang akan diajukan dalam waktu dekat.
Dilansir dari Financial Times, langkah ini secara drastis akan menghapus sebagian besar nilai saham pemegang lama. Pemegang saham saat ini diperkirakan hanya akan menerima antara 3 persen hingga 5 persen ekuitas dari perusahaan hasil reorganisasi, yang ditargetkan muncul kembali pada akhir tahun 2025.
“Setelah mengevaluasi berbagai opsi, kami memutuskan bahwa restrukturisasi menyeluruh adalah langkah terbaik untuk memperkuat neraca dan menyesuaikan struktur modal perusahaan,” ujar CEO Wolfspeed, Robert Feurle, dalam pernyataan resminya.
Dana dari Chips Act Gagal Terealisasi
Tahun lalu, Wolfspeed sempat mengumumkan kesepakatan pendanaan senilai USD750 juta dari pemerintah AS melalui program Chips Act, sebagai bagian dari upaya nasional mendukung produksi semikonduktor dalam negeri. Namun, proses pencairan dana ini terganggu akibat tertundanya negosiasi dengan kreditor dan perubahan arah pemerintahan setelah terpilihnya kembali Presiden Donald Trump, yang menghentikan bantuan tersebut.
Sebagian besar utang tak terjamin perusahaan, termasuk USD3 miliar obligasi konversi dan USD2 miliar pinjaman dari pelanggan utama Renesas Electronics, akan dikonversi menjadi hampir seluruh saham baru perusahaan.
Sementara itu, Apollo Global Management, firma ekuitas swasta yang sebelumnya memberikan pinjaman senior beragunan senilai USD1,5 miliar, akan menerima pelunasan sebagian sebagai bagian dari restrukturisasi.
Dana dari pinjaman besar ini sebelumnya digunakan untuk mendanai pembangunan tiga fasilitas pabrik semikonduktor besar di AS, dengan harapan mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik.
Fokus Produksi Semikonduktor EV
Wolfspeed, yang sebelumnya dikenal sebagai Cree, telah bertransformasi dari produsen wafer LED menjadi pembuat chip silikon karbida untuk sistem penggerak dan pengisian daya kendaraan listrik. Perusahaan menyatakan bahwa meskipun subsidi pemerintah belum dipastikan, arus kas ke depan diproyeksikan cukup untuk membiayai operasional pasca-restrukturisasi.
Kebangkrutan Wolfspeed mengikuti tren kegagalan finansial di sektor energi bersih dan kendaraan listrik, yang dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga dan perubahan kebijakan pemerintah terhadap subsidi. Beberapa perusahaan di sektor ini telah mengalami tekanan berat dalam beberapa bulan terakhir akibat berkurangnya dukungan fiskal dan melemahnya permintaan pasar.