Profil 3 Pejabat Bank Indonesia Dilantik Hari Ini, Termasuk Destry Damayanti

Presiden Prabowo mengangkat Destry Damayanti sebagai Gubernur BI 2026–2031, bersama Aida dan Solikin. Upacara dipimpin Ketua MA. Simak profil ketiganya.

Arthur Gideon
Oleh Arthur Gideon - Reporter
Profil 3 Pejabat Bank Indonesia Dilantik Hari Ini, Termasuk Destry Damayanti
Pejabat Gubernur BI Sementara Destry Damayanti saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI terkait asumsi dasar RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 September 2026. (KLY/ Arie Basuki)

Destry Damayanti resmi menjabat Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031. Penetapan berlaku mulai 1 September 2026 berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 92/P/2026. Dalam Keppres yang sama, Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode yang sama.

Pelantikan ketiganya berlangsung melalui pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung Sunarto di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

"Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab," kata Destry Damayanti.

Sebelumnya, DPR RI menyetujui tiga nama tersebut dalam Rapat Paripurna pada Selasa (1/9/2026), setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR. Destry dan Aida mengikuti fit and proper test pada 26 Agustus 2026, sementara Solikin menjalani proses serupa pada 27 Agustus 2026. Komisi XI menyepakati ketiganya melalui musyawarah mufakat.

Jejak Karier Destry Damayanti, dari Ekonom ke Kursi Gubernur BI

Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan pendidikan dan memperoleh Master of Science (M.Sc.) bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.

Ia memulai karier profesional sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.

Selepas itu, Destry berkiprah sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Di sektor pasar keuangan, ia menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.

Pengalaman pemerintahannya antara lain sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Pada 2019, Destry diangkat sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2019-2024, dan kembali dipercaya untuk periode 2024-2029.

Dalam masa transisi kepemimpinan BI, ia juga sempat melaksanakan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.

Terbaru, Destry memimpin BI sebagai Gubernur periode 2026-2031.

Aida S. Budiman, 3 Dekade Lebih Mengabdi di Bank Indonesia

Aida S. Budiman lahir di Bogor pada 1965. Ia lulus dari program Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987.

Gelar Master of Arts in Economics diperolehnya dari University of Southern California pada 1996, disusul gelar Ph.D. bidang Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.

Aida bergabung dengan Bank Indonesia pada 1991 sebagai staf Analis Inflasi dan Proyeksi Perekonomian Indonesia.

Kariernya menanjak ke berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Departemen Internasional (2014-2018) dan Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018.

Pada 2020-2022, ia menjabat Asisten Gubernur yang membawahi sejumlah kebijakan moneter.

Aida kemudian dilantik sebagai Deputi Gubernur BI pada 2022 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tahun 2021.

Di kancah internasional, pada 2010-2012 Aida menjadi Wakil Direktur Eksekutif IMF untuk South East Asia Voting Group yang mewakili 13 negara.

Ia kini mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2026-2031.

Solikin M. Juhro, Ekonom Moneter Lama Berkiprah di BI

Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada 10 Oktober 1967. Gelar Sarjana Ekonomi dan Studi Pembangunan diperolehnya dari Universitas Airlangga pada 1991.

Ia melanjutkan studi magister di University of Michigan dan lulus pada 1998 dengan konsentrasi Ekonomi. Gelar doktor bidang Ekonomi Moneter diraihnya dari Universitas Indonesia pada 2005.

Karier Solikin di Bank Indonesia dimulai pada 20 September 1994. Selama lebih dari tiga dekade, ia menduduki berbagai posisi strategis yang terkait erat dengan kebijakan ekonomi dan moneter.

Ia pernah menjadi Pelaksana Tugas Kepala Departemen Institut BI pada 2016-2018, lalu menjabat Kepala Departemen Institut BI pada 2018-2022.

Berikutnya, Solikin ditunjuk sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022-2023.

Sejak 16 Juni 2023, ia menjabat Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.

Fokus pengalamannya meliputi kebijakan makroprudensial dan moneter, dua pilar penting stabilitas sistem keuangan. Kini, ia mengemban tugas sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.

Rekomendasi