Program Pendampingan CIMB Niaga Dorong Kemandirian Ribuan UMKM di Indonesia Timur
Program Pendampingan CIMB Niaga melalui inisiatif Community Link #JadiBerkelanjutan telah sukses mendorong kemandirian usaha serta membuka akses permodalan bagi UMKM di Indonesia Timur.
CIMB Niaga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui program Community Link #JadiBerkelanjutan. Inisiatif ini secara nyata telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia Timur, termasuk Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk mendorong kemandirian usaha.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, menjelaskan bahwa program ini menandai kelulusan para pelaku UMKM yang telah mengikuti serangkaian pelatihan. Selain itu, program ini juga menjadi momentum penting penyerahan dukungan akses permodalan kepada UMKM terpilih.
Acara yang berlangsung di Mataram, NTB, pada Minggu (28/6) ini merupakan wujud nyata dari pilar pemberdayaan ekonomi CIMB Niaga. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Dampak Nyata Program Community Link CIMB Niaga
Program Community Link #JadiBerkelanjutan mengusung semangat untuk membantu nasabah dan masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi serta aspirasinya. Inisiatif ini juga berupaya memberikan dampak positif yang luas bagi komunitas.
Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil membekali 979 pelaku UMKM dengan berbagai pelatihan komprehensif. Selain itu, akses permodalan juga telah dibuka bagi sekitar 150 UMKM, menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan dan kemandirian usaha mereka.
CIMB Niaga membekali UMKM dengan pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan guna meningkatkan kapasitas usaha. Dengan demikian, diharapkan pelaku UMKM dapat memperluas pasar dan tumbuh secara berkelanjutan. Para pelaku UMKM tidak hanya diharapkan berkembang secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan komunitas sekitarnya.
Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program ini secara spesifik berfokus pada pemberdayaan UMKM perempuan dan teman disabilitas di wilayah Indonesia Timur. Selama periode tersebut, program telah menjangkau 979 UMKM, dengan 150 di antaranya berhasil memperoleh akses pembiayaan tanpa bunga.
Sinergi dan Kontribusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pada musim keempat tahun ini, sebanyak 57 UMKM mendapatkan pendampingan lanjutan setelah melalui proses seleksi ketat dari 284 peserta pelatihan. Dari jumlah tersebut, 12 UMKM berasal dari Pulau Lombok, yang merupakan salah satu wilayah prioritas pengembangan ekonomi lokal berkelanjutan.
UMKM terpilih ini memperoleh dukungan berupa pembiayaan tanpa bunga atau bantuan nonfinansial. Lombok dipilih sebagai wilayah prioritas karena potensi sumber daya alamnya yang melimpah serta peluang besar untuk pengembangan UMKM berbasis ekonomi berkelanjutan.
Fransiska Oei menyatakan, "Melalui program itu, kami mendorong pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan potensi secara optimal sehingga dapat meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah." Inisiatif ini juga merupakan bagian dari kontribusi CIMB Niaga dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Program ini sejalan dengan program nasional pemberdayaan kewirausahaan melalui pendampingan usaha bagi pelaku UMKM. Selain proses keberhasilan 12 UMKM di Lombok, kegiatan CIMB Niaga di sana juga diisi dengan talkshow dan pameran produk UMKM. Acara ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan meningkatkan akses pasar.
Fransiska menambahkan, "Ke depan, kami berharap sinergi kami dengan Berdaya Bareng, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, sehingga UMKM Indonesia semakin inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas." Program Community Link #JadiBerkelanjutan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL/CSR) CIMB Niaga. Fokusnya pada empat pilar utama: pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, serta iklim dan lingkungan.
Sumber: AntaraNews