PLN UP3 Ternate Perkuat Pelayanan Kelistrikan Prima Melalui Diskusi Publik dan Sinergi Lintas Lembaga
PLN UP3 Ternate menggelar diskusi publik untuk memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan demi pelayanan kelistrikan prima. Tujuannya tingkatkan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat.
PT PLN (Persero) UP3 Ternate baru-baru ini menyelenggarakan sebuah diskusi publik penting di Ternate. Kegiatan ini bertajuk "Urgensi Koordinasi, Kerja Sama, dan Jaringan Kerja Stakeholders Kelistrikan dalam Pelayanan Publik Prima". Acara ini dihadiri oleh 80 peserta dari berbagai unsur.
Diskusi publik tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga serta memperluas jaringan kerja antar pemangku kepentingan. Stakeholder yang hadir meliputi pemerintah daerah, lembaga pengawasan publik, akademisi, dan insan PLN. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan urgensi kolaborasi ini.
Kegiatan yang berlangsung pada 8 November ini berfokus pada penyediaan layanan kelistrikan yang andal, berkeadilan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui forum ini, PLN berharap dapat membangun kesepahaman dan langkah konkret bersama untuk mewujudkan pelayanan kelistrikan prima PLN Ternate.
Membangun Sinergi untuk Layanan Optimal
Noer Soeratmoko menekankan bahwa kolaborasi antar lembaga sangat penting dalam mendukung penyediaan layanan kelistrikan. Sinergi yang baik antar pemangku kepentingan adalah kunci utama terciptanya pelayanan publik yang prima. Hal ini juga mencakup aspek transparansi dan akuntabilitas di sektor energi kelistrikan.
Melalui forum diskusi ini, PLN berharap dapat membangun kesepahaman dan langkah konkret antara penyedia layanan, regulator, serta lembaga pengawasan publik. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan peta jalan koordinasi yang lebih efektif. Tujuannya adalah mempercepat penyelesaian kendala operasional dan meningkatkan kecepatan layanan.
Penguatan mekanisme pengawasan bersama juga menjadi fokus utama dari inisiatif ini. Hal ini dilakukan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan merata. Soeratmoko menegaskan bahwa hasil diskusi ini harus menjadi dasar penguatan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Masyarakat diharapkan dapat langsung merasakan manfaat dari peningkatan mutu layanan PLN. Peningkatan tersebut meliputi keandalan pasokan listrik serta kemudahan akses terhadap layanan kelistrikan. Komitmen ini menunjukkan dedikasi PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan prima PLN Ternate.
Peran Ombudsman dan Prioritas Energi Terbarukan
Diskusi ini menghadirkan Dr. Hery Susanto, S.Pii M.Si., Anggota Ombudsman RI, sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan materi berjudul “Perspektif Pelayanan Publik dalam Sektor Energi Kelistrikan Indonesia”. Hery menjelaskan peran vital Ombudsman RI dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.
Pengawasan ini mencakup BUMN seperti PLN, guna memastikan pelaksanaan layanan sesuai standar dan bebas dari maladministrasi. Peran ini sangat krusial untuk menjaga integritas dan kualitas layanan publik. Kehadiran Ombudsman RI memberikan perspektif penting mengenai akuntabilitas layanan kelistrikan.
Selain aspek pengawasan, narasumber juga menyoroti pentingnya pengembangan energi baru terbarukan (EBT). EBT memiliki peran strategis dalam bauran energi nasional Indonesia. Negara menargetkan porsi EBT sebesar 23% pada tahun 2025.
Target ini merupakan bagian dari komitmen pengurangan emisi karbon hingga 29% pada tahun 2030. Desentralisasi pembangkit listrik berbasis potensi lokal dinilai menjadi langkah strategis. Langkah ini bertujuan mempercepat kemandirian energi dan pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia, mendukung visi pelayanan kelistrikan prima PLN Ternate.
Komitmen PLN untuk Peningkatan Layanan Berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, PLN bersama Ombudsman RI secara aktif mendorong penguatan jaringan kerja. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik sektor energi juga sangat ditekankan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan.
Peningkatan kualitas ini juga akan memperkuat transparansi dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap penyedia layanan kelistrikan. PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar operasionalnya. Hal ini demi kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.
Acara diskusi ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam membangun pelayanan publik yang unggul. Komitmen ini diwujudkan melalui koordinasi, kerja sama, dan jaringan kerja berkelanjutan.
Seluruh pemangku kepentingan kelistrikan di Maluku Utara diharapkan terus bersinergi. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem kelistrikan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. PLN terus berupaya menjadi penyedia energi yang terpercaya dan mewujudkan pelayanan kelistrikan prima PLN Ternate.
Sumber: AntaraNews