PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Aman Saat Libur Iduladha 2025
Rata-rata HOP batu bara secara nasional mencapai 25 hari.
Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan energi primer ke seluruh pembangkit dalam kondisi aman dan terkendali menjelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara menyatakan bahwa pasokan batu bara, gas, dan bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh pembangkit PLN berada pada level yang mencukupi untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
“Pada momen Hari Raya Iduladha, kami pastikan pasokan listrik tetap aman terjaga sehingga masyarakat dapat beribadah dan berkumpul bersama keluarga dengan nyaman,” ujar Iwan, Minggu (8/6).
Berdasarkan data per 4 Juni 2025, rata-rata Hari Operasi Produksi (HOP) stok batu bara pembangkit PLN menunjukkan ketersediaan yang memadai. Rata-rata HOP batu bara secara nasional mencapai 25 hari. Rinciannya, HOP di wilayah Jawa, Madura, dan Bali sebesar 24,7 hari, wilayah Sumatera dan Kalimantan 26,1 hari, dan wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, serta Nusa Tenggara mencapai 28,2 hari.
Sementara itu, untuk pasokan BBM berada pada kisaran 11,2 hari, dan pengiriman gas serta LNG berjalan sesuai jadwal.
PLN EPI juga terus menjalin koordinasi intensif dengan Subholding PLN Indonesia Power dan PLN Nusantara Power guna memastikan keandalan pasokan energi primer tetap terjaga selama periode libur nasional.
Selain memastikan pasokan energi primer, PLN EPI juga mendukung target pemerintah dalam pengurangan emisi karbon menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 melalui pengembangan rantai pasok biomassa.
“Biomassa merupakan salah satu bentuk Energi Baru Terbarukan (EBT) yang mampu menurunkan emisi karbon. Selain itu, biomassa juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan daerah,” kata Iwan.
Dengan kesiapan ini, PLN EPI menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan energi primer secara andal demi mendukung kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Iduladha.