Pelindo Kalimantan Ajak Wartawan Kalsel Tinjau Kemegahan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Kalimantan mengajak wartawan Kalsel meninjau Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya untuk memperkaya wawasan tentang layanan kepelabuhan modern dan inovatif.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Subregional Kalimantan baru-baru ini memfasilitasi kunjungan puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) Banjarmasin. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung operasional dan fasilitas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan para wartawan mengenai standar layanan kepelabuhan di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Surabaya ini menjadi agenda penting bagi para jurnalis pengawal pemberitaan di Kalimantan Selatan. Mereka berkesempatan melihat secara langsung bagaimana sebuah pelabuhan berskala internasional beroperasi dengan efisien dan modern. Suprayogi Sumarkan, Junior Manager Umum dan Humas Pelindo Subregional Kalimantan, berharap kunjungan ini menambah wawasan berharga.
Para wartawan diajak menjelajahi berbagai fasilitas dan memahami kompleksitas manajemen pelabuhan yang merupakan salah satu gerbang maritim vital di Indonesia. Kunjungan ini juga diharapkan dapat memberikan referensi komparatif bagi perkembangan pelabuhan di Banjarmasin di masa mendatang.
Pelabuhan Tanjung Perak: Gerbang Maritim Modern dan Inovatif
Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya menunjukkan aktivitas yang sangat padat setiap harinya, melayani sekitar 12 kapal. Kapal-kapal ini mencakup jenis penumpang dan roro, yang menghubungkan berbagai rute pelayaran penting. Destinasi pelayaran meliputi Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara, menunjukkan peran strategis pelabuhan ini dalam konektivitas antar pulau.
Selain melayani rute domestik, Pelabuhan Tanjung Perak juga menjadi daya tarik bagi kapal pesiar mewah internasional. Kapal-kapal ini kerap membawa turis dari berbagai negara, seperti Eropa dan Australia, yang menunjukkan standar global fasilitasnya. Tahun ini saja, diperkirakan ada sekitar 18 kapal pesiar yang akan bersandar, membawa ribuan wisatawan asing.
Dengan panjang dermaga mencapai 780 meter, Pelabuhan Tanjung Perak memiliki kapasitas untuk menampung hingga lima kapal secara bersamaan. Fasilitas terminal penumpangnya juga sangat representatif, mampu menampung hingga 4.000 penumpang di ruang tunggu keberangkatan yang nyaman. Adam Novanandra, Deputy Branch Manajer Penumpang dan Roro Terminal Gapura Surya Nusantara, menegaskan komitmen mereka.
"Dengan standar internasional, kami berupaya mewujudkan Pelabuhan Tanjung Perak yang modern dan inovatif untuk layanan maritim terbaik," ungkap Adam Novanandra. Pernyataan ini menggarisbawahi visi pelabuhan untuk terus meningkatkan kualitas layanannya demi mendukung sektor maritim nasional.
Memperkaya Wawasan Jurnalis untuk Kemajuan Maritim Lokal
Kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Perak ini tidak hanya sekadar melihat-lihat, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif bagi para jurnalis. Mereka mendapatkan pemahaman mendalam tentang operasional pelabuhan, manajemen logistik, hingga pelayanan penumpang dan kargo. Pengetahuan ini sangat relevan untuk pelaporan yang lebih informatif dan akurat.
Suprayogi Sumarkan dari Pelindo Subregional Kalimantan menyatakan harapannya agar kunjungan ini dapat memperkaya khazanah pengetahuan jurnalis. Pemahaman yang lebih baik tentang dunia kepelabuhan akan memungkinkan mereka menyajikan berita yang lebih kontekstual dan mendalam kepada publik Kalimantan Selatan. Ini juga bagian dari upaya transparansi dan edukasi publik.
Helman Gellyrian, Ketua Forwapel Banjarmasin, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berharga ini. Menurutnya, pengalaman langsung di Surabaya akan menjadi bekal referensi penting dalam penulisan berita. "Apa yang kami lihat dan rasakan di Surabaya ini tentu menjadi bekal referensi dalam menulis," kata Helman.
Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur dan perbandingan untuk mendorong kemajuan pelabuhan di Banjarmasin. Dengan wawasan baru, jurnalis dapat mengidentifikasi potensi dan tantangan, serta mengadvokasi perbaikan infrastruktur dan layanan kepelabuhan di daerah mereka.
Sumber: AntaraNews